PPK Bansos Sapi Diperiksa Penyidik Tipikor Selama 2 Jam

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (15/11/2015)

Sekitar dua jam, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Sapi di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa, Ir Muhammad Syukri, diperiksa penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Sabtu (14/11). Pejabat tersebut dimintai keterangan untuk mencari titik terang dugaan penyimpangan Bansos di Desa Penyaring yang dilaporkan Aliansi LSM Menggugat (ALIM) belum lama ini.

Keterangan dari Ir Syukri ini sangat dibutuhkan karena orang yang dianggap mengetahui seluk beluk mengenai program bantuan sosial yang dianggarkan melalui APBD Sumbawa. Sebab diketahui jumlah dana Bansos tersebut mencapai Rp 7 miliar lebih untuk pengadaan sebanyak 1.400 ekor ternak. Untuk mendapatkan ternak dimaksud, masyarakat mengajukan proposal yang terjaring melalui aspirasi anggota DPRD Sumbawa. Selanjutnya proposal diverifikasi tim Dinas Peternakan. Jika tidak ada masalah diusulkan ke bupati untuk diterbitkan SK penerima hibah. Dan penerima bantuan hibah tersebut tidak dipungut biaya.

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK mengatakan, penanganan kasus ini masih dalam tahap klarifikasi sebagai upaya jajarannya untuk memperoleh data dan keterangan dari sejumlah pihak terkait. Sejauh ini ia menilai terlalu untuk menyimpulkan ada dan tidaknya penyimpangan mengingat penanganannya baru saja dimulai dan informasi yang diperoleh masih terlalu minim. “Inilah yang sedang kami dalami, semoga menemui titik terang,” ujarnya.

Sebelumnya Aliansi LSM Menggugat (ALIM) mengadukan secara resmi dugaan penyimpangan Bansos Sapi di Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara. Hal ini menyusul adanya sinyalemen bahwa masyarakat selaku penerima ditarik uang sebesar Rp 2 juta untuk 1 ekor sapi. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Banjir Bandang Terjang Banyuwangi di Musim Kemarau, 325 Rumah Rusak