Heboh ! Oknum Guru Ngaji Diduga Cabuli Belasan Santrinya

oleh -6 views

TALIWANG, SR (15/11/2015)

Seorang guru ngaji di Desa Labuhan Kertasari, Kecamatan Taliwang, belum lama ini ditangkap jajaran Polres Sumbawa Barat karena diduga telah mencabuli belasan santrinya. Perbuatan terduga berinisial SYD alias Kakek SA (57) terkuak setelah beberapa orang tua korban membuat laporan ke Polres setempat pada September lalu. Laporan tersebut  ditindaklanjuti dengan memanggil seluruh anak yang mengaji di tempat SYD. Hasil pemeriksaan sementara, 13 anak mengaku telah dicabuli dan 10 anak lainnya masih dalam proses untuk dimintai keterangan. Salah satu korban sebut saja Bunga (9)–bukan nama sebenarnya, di hadapan penyidik mengaku jika guru ngajinya telah menyentuh daerah terlarang pada tubuhnya. Ia membiarkan hal itu karena sebelumnya telah dijanjikan akan menjadi juara pertama dalam lomba membaca Alqur’an dan Tajwid.

Kapolres Sumbawa Barat melalui Kasubag Humas, IPTU Hofni Nepa Bureni, mengatakan, kejadian tindak pidana dugaan pencabulan yang dilakukan SYD diperkirakan telah berlangsung cukup lama, sejak akhir 2013 hingga September 2015. Dari belasan murid ngaji SYD yang sudah dimintai keterangan (BAP), mengaku terduga pencabulan melakukan aksinya pada saat korban datang mengaji ke rumahnya. “Dugaan pencabulan juga memungkinkan terjadi pada saat SYD mengajak anak muridnya membersihkan kandang ayam di kebun miliknya. Penyidikan masih terus dilakukan dan kemungkinan korbannya akan bertambah,” terang Hofni, sapaan akrabnya, saat dikonfirmasi SAMAWAREA, kemarin.

Baca Juga  Bakar Rumah Tersangka Pencabulan, Satu Tertangkap 4 Diburu

Menurut Hofni, kasus dugaan pencabulan telah ditangani Polres Sumbawa Barat melalui Unit PPA dan terduga SYD telah ditahan sejak pekan lalu. SYD dijerat pasal 76 E jo pasal 82 ayat 1 dan 2 Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (AR/KSB)

CAPTION: Kasubag Humas Polres Sumbawa,IPTU Hofni Nepa Bureni.  

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.