Libatkan Anak Sumbawa, Film M3 Siap Tayang Perdana

oleh -14 views

SUMBAWA BESAR, SR (08/11/2015)

Siapa bilang anak-anak Sumbawa tidak bisa berkreasi. Siapa bilang mereka tidak akan terkenal di kemudian hari. Dan siapa bilang mereka tidak bisa menjadi anak-anak yang hebat.  Inilah yang akan diwujudkan Yayasan Cerdas Mandiri (YCM). Upaya tersebut sudah dimulai dari sekarang. Bahkan yayasan yang diketuai Eka Nuraini—wanita asal Sumbawa yang lebih banyak berkiprah di luar negeri ini, sudah memiliki rencana besar untuk direalisasikan. Semua dipersembahkan untuk anak-anak Tana Intan Bulaeng ini. Untuk tahap awal, YCM bekerjasama dengan M3 Management tengah menggarap film. Film perdana tentang anak-anak dan perempuan Sumbawa ini bertemakan “Me and My Mom” (M3) yang pemainnya adalah anak-anak Sumbawa yang dinilai memiliki talenta.

Ditemui di sela-sela Casting film di Rumah Damai, samping Kencana Beach Hotel, belum lama ini, Ketua YCM sekaligus Ketua M3, Miss Eka—sapaan akrab istri Emanuel Marques, warga Negara Spanyol ini mengatakan, kegiatan yang digagas YCM memiliki visi agar anak-anak di Sumbawa mendapatkan kesempatan menjadi diri sendiri untuk menemukan potensi diri sehingga menjadi unggul dan memiliki prestasi yang cemerlang.

Film M3 2Pembuatan Film perdana “M3” ini ungkapnya, sebenarnya tidak disengaja. Eka yang juga seorang aktivis anak dan perempuan ini bertemu dengan Praktisi Seni yang juga Dosen Universitas Seni di Belanda. Saat itu bule tersebut menjadi tamunya di hotel dan restoran milik Eka yang berada di Gili Trawangan. Dari pembicaraan dengan Bule Belanda itu terungkap adanya keinginan untuk membuat film dan menawarkan putrinya sebagai pemain untuk dipasangkan dengan para pemain film yang berada di ibukota Jakarta. Film yang akan dibuat menceritakan tentang kehidupan anak-anak termasuk kaum perempuan tertindas sebagai inspirasi bagi masyarakat tidak hanya di Indonesia tapi juga dunia. Kesempatan inipun diarahkan Eka untuk melibatkan sepenuhnya anak-anak Sumbawa yang kemudian direspon positif oleh dosen Belanda tersebut serta suaminya yang berada di Spanyol. “Daripada anak saya dipasangkan dengan artis ibukota, mengapa tidak dengan anak-anak Sumbawa saja sebagai bentuk berbagi,” ucap Eka didampingi Wakil Ketua YCM, Yusraneti.

Baca Juga  Fakultas Teknik UTS Siap Bantu Petani Kopi dan Pengusaha Rumah Makan

Untuk diketahui, pembuatan film ini mengambil beberapa lokasi seperti di Rumah Damai dengan melaksanakan Fashion Show Casual yang diikuti anak-anak Sumbawa termasuk anak-anak yang berkebutuhan khusus. Selanjutnya di Pulau Bedil, dan Pulau Kramat, serta lokasi lainnya yang telah dijadikan destinasi wisata oleh pemerintah daerah. Ia bertekad pembuatan film perdana ini harus sukses.

Ketua YCM dan M3, Eka Nuraeni Emanuel Marques
Ketua YCM dan M3, Miss Eka Nuraeni Emanuel Marques

Selain pembuatan film perdana ini, Eka mengaku YCM juga tengah merintis berbagai kegiatan untuk melestarikan seni budaya yang mungkin sudah ditinggalkan. Seperti menggelar Kursus alat music tradisional yang dipadu dengan alat music modern. Kemudian pelatihan diving, kursus bahasa, dan home schooling komunitas, dalam rangka mendukung pengembangan wisata di daerah pesisir Sumbawa. Semua ini dipersembahkan untuk anak-anak Sumbawa agar sejajar dengan anak-anak di luar negeri yang sudah jauh lebih maju. “Sebenarnya semua kegiatan yang digelar ini untuk menggali dan mensupport tumbuh kembang anak saya yang kebetulan tinggal di Sumbawa. Tapi kami ingin ini sejalan dengan upaya dalam mengembangkan bakat dan minat anak-anak lain di Sumbawa sebagai pemilik masa depan yang cerah,” pungkasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD