Rumdis Hakim PN Sumbawa Dibobol Maling

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (05/11/2015)

Agus Supriyono SH (37) terkejut melihat kamarnya berantakan. Lebih terkejutnya lagi ketika sejumlah barang berharga milik seorang hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri Sumbawa ini, raib. Ternyata tamu tak diundang baru saja beraksi di rumah dinasnya yang berlokasi di Jalan Garuda, Kelurahan Lempeh, sekitar pukul 19.30 Wita. Saat kejadian, Rabu (4/11) malam itu korban tidak berada di tempat. Hasil pengecekan, maling berhasil menggondol satu unit tablet Samsung, Laptop, jam tangan, satu set gelang emas model rantai, cincin emas mata mutiara, sekotak batu akik berupa cincin, dan uang tunai Rp 3 juta. Total kerugian mencapai Rp 25 juta.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo, Kamis (5/11), membenarkan adanya laporan kasus pencurian tersebut. Laporan ini sudah ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kuat dugaan pelaku masuk dengan melalui jendela kamar tidur korban. Sebab di TKP ditemukan jendela tersebut dalam keadaan rusak khususnya di bagian kaca. Selain olah TKP, pihaknya juga telah meminta keterangan korban sebagai saksi pelapor. Selanjutnya, memerintahkan Tim Buser untuk melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus yang meresahkan ini. “Kami akan jadikan atensi untuk menuntaskan kasus ini,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, rumah dinas hakim PN Sumbawa ini kerap dibobol maling. Dan hampir terjadi setiap tahun. Untuk tahun ini saja sudah dua hakim yang menjadi korban. Paling parah pada Tahun 2012 lalu,  rumah dinas yang dihuni Hakim berinisial LN SH MH didatangi perampok. Hakim wanita ini sempat ditodong pisau yang kemudian merampas HP dan barang lainnya. Teriakan hakim ini membuat Kasi Pidum Kejari Sumbawa (saat itu) WN SH yang tidur bersama istrinya di kamar sebelah terjaga lalu mendatangi kamar LN untuk mengetahui apa yang terjadi. Ketika membuka pintu kamar hendak keluar, WN berpapasan dengan pelaku yang hanya seorang diri. Pelaku langsung menyerang dengan cara membacok WN di bagian perutnya. Secara reflek, WN yang kebetulan memiliki ilmu dasar beladiri menonjok wajah pelaku hingga tersungkur di lantai, kemudian kabur melalui pintu belakang menuju persawahan yang berada di belakang komplek rumah dinas tersebut. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Koperasi Mahasiswa UNSA Dibobol Maling