Kapolres: SE Kapolri Soal “Hate Speech” untuk Internal Polri

oleh -0 views

Bukan Mengekang Kebebasan Berpendapat Masyarakat

SUMBAWA BESAR, SR (04/11/2015)

Surat Edaran (SE) Kapolri terkait Hate Speech atau ujaran kebencian sempat membuat publik salah paham. Mereka mengartikan SE yang dikirim ke seluruh Polres di Indonesia termasuk Polres Sumbawa ini untuk mengekang kebebasan masyarakat dalam berpendapat. Ternyata tidak, karena SE Kapolri ini hanya berlaku untuk internal Polri.

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK mengatakan, Kapolri mengirimkan surat edaran terkait Hate Speech yang diberlakukan bagi internal anggota Polri. Dalam SE tersebut, Kapolri menghimbau semua anggota Polri di Indonesia untuk bertata bahasa yang baik terutama melalui media sosial. ‘’Jangan disalah-artikan, surat Kapolri ini untuk internal kami. Ini adalah surat edaran bukan aturan seperti undang-undang atau norma yang berlaku,” jelas Kapolres.

Meski SE ini untuk internal Polri, bukan berarti masyarakat seenaknya berbicara dan berpendapat dengan melanggar kesusilaan, menebar kebencian atau memprovokasi melalui media sosial. Sebab persoalan itu dapat berisiko hukum karena dapat dijerat dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman 6 tahun penjara. “Masyarakat harus hati-hati juga. Dalam berujar harus santun dan tidak menimbulkan konflik serta kebencian orang-perorangan,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Polisi Tetapkan 4 Tersangka Utama Pengeroyok Calon Pengantin

No More Posts Available.

No more pages to load.