Hamzah Gempur: Kami Sambut Baik Laporan Fikri

oleh -11 views

SUMBAWA BESAR, SR (03/11/2015)

Ketua LSM Gerakan Masyarakat Sumbawa Pendukung Reformasi (Gempur), Hamzah menyambut baik langkah hukum yang ditempuh Ketua Komisi I DPRD Sumbawa, Syamsul Fikri S.Ag M.Si terkait dengan postingannya di akun facebook Grup Rungan Samawa terkait sapi bantuan sosial.  Langkah hukum menurut Hamzah yang dihubungi tadi malam, adalah sangat tepat untuk menguji kekhawatiran dan kecurigaan Syamsul Fikri. Karenanya Ia berharap semua pihak dapat mengambil hikmah dari postingan tersebut. “Sebagai warga negara yang baik kami mendukung langkah hukum itu,” ucapnya.

Postingan yang dipublikasikan melalui media sosial ungkap Hamzah, mengacu pada UU ITE yang intinya hak mengeluarkan pendapat baik lisan maupun tulisan, dan juga berekspresi sesuai UUD 1945. Dalam postingan itu tidak ada kalimat yang memojokkan apalagi menuduh Syamsul Fikri secara pribadi. Dan penyebutan nama Syamsul Fikri ini terkait posisi dan jabatannya sebagai Ketua Komisi I DPRD Sumbawa. Sebab tidak ada orang lain yang menduduki jabatan itu selain Syamsul Fikri. Jika pencantuman nama itu dianggap keliru, harusnya Syamsul Fikri berhenti saja sebagai Ketua Komisi I DPRD Sumbawa. “Bapak Syamsul Fikri harus mampu melakukan pembuktian terbalik adakah nama lain yang menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Sumbawa selain beliau ?” tanya Hamzah.

Kemudian mengenai kalimat MD salah satu juru pungut terkait Bansos sapi yang dicurigai sebagai anak emas Syamsul Fikri, menurut Hamzah, itu adalah keterangan dari masyarakat. Untuk itu Hamzah menyarankan Syamsul Fikri menggunakan hak jawab bahwa apa yang menjadi point dalam tulisan (postingan) itu agar bisa dijelaskan kepada masyarakat, meskipun langkah hukum tersebut tetap ditempuh. Dari hak jawab ini masyarakat akan mengetahui dan tercerahkan hal ikhwal bantuan sosial sapi tersebut sehingga bisa cepat menetralisir opini yang sudah terbentuk.

Baca Juga  Pemalak Boss Zu Bento Ditangkap Dalam Hitungan Jam, Korban Cabut Laporan

Di bagian lain, Hamzah menyatakan Rabu (4/11) besok, akan melaporkan dugaan pungutan dana bantuan sosial sapi tersebut secara hukum. Laporan ini tidak ada kaitannya dengan politik ataupun membalas laporan Syamsul Fikri. Laporan yang akan dilayangkan ini murni sebagai bentuk pengawasan dan memberikan advokasi kepada masyarakat yang diduga telah menjadi korban, karena bantuan yang ditunggu tidak ada kejelasan meski telah mengeluarkan uang sebesar Rp 2 juta per ekor sapi. “Besok kami laporkan,” tandasnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.