Kapolres Lotim Berhasil Tuntaskan Polemik Penambangan Pasir

oleh -11 views

LOMBOK TIMUR, SR (31/10/2015)

Kondusifitas wilayah hukum Polres Lombok Timur harus tetap terjaga. Sekecil apapun permasalahan harus cepat dituntaskan. Jika dibiarkan berlarut maka akan meluas yang berpotensi terjadinya kerawanan keamanan. Karenanya Polres Lombok Timur tidak ingin ini terjadi dan harus sigap disikapi. Hal inilah yang dilakukan jajaran Polres Lotim di bawah kepemimpinan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Karsiman SIK MM dalam menyelesaikan persoalan retribusi penambangan pasir yang selama ini menjadi polemik. Sopir truk dari Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat melalui asosiasinya mengajukan protes karena dikenakan retribusi. Seharusnya retribusi itu dikenakan kepada para penambang pasir yang mengambil manfaat dari sumberdaya alam setempat. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, Kapolres Lotim, AKBP Karsiman melakukan mediasi dengan menggelar pertemuan yang dihadiri para penambang pasir, dan perwakilan asosiasi sopir dari Lotim, Loteng dan Lobar, Jumat (30/10) kemarin.

Pertemuan yang berlangsung dari pukul 10.30 hingga 11.15 Wita menghasilkan beberapa kesepakatan yakni yang dikenakan pajak/retribusi adalah penambangnya bukan sopir truk.
Sopir truk hanya berkewajiban menyerahkan kupon/kwitansi sebagai bukti telah membeli pasir di penambang. Kemudian, petugas Satpol PP akan selalu aktif mengecek ke lokasi penambangan mencari informasi tentang harga pasir di lokasi tambang sebagai bahan evaluasi berikutnya.
Para sopir dan penambang memahami serta akan mematuhi hasil kesepakatan ini karena selama ini tidak pernah ada sosialisasi atau pemanggilan kepada para sopir sehingga muncul salah persepsi.

Baca Juga  Perusahaan Indonesia dan Singapura Terus Pererat Kemitraan

Terhadap mediasi yang dilakukan jajaran Polres Lotim, para perwakilan sopir dan penambang menyampaikan terima kasih kepada kapolres dan jajaranya yang telah menginisiasi kegiatan mediasi ini sehingga semuanya menjadi jelas dan paham. Demikian dengan Sekda Kabupaten Lotim menyampaikan apresiasi kepada Kapolres dan jajarannya yang memprakarsai kegiatan mediasi ini sehingga situasi dapat kembali kondusif.

Kapolres Lotim, AKBP Karsiman SIK MM yang dihubungi Sabtu (31/10) pagi, menyatakan tidak ada yang tidak bisa diselesaikan jika diawali dengan komunikasi yang baik. Tanpa komunikasi maka informasi menjadi tersumbat sehingga terjadi miss komunikasi atau salah persepsi sebagai pemicu munculnya permasalahan. Mediasi yang dilakukan jajarannya sebagai salah satu upaya menjalin komunikasi antara pihak-pihak terkait. “Alhamdulillah semua sudah tuntas, masing-masing pihak sudah bersepakat,” ucap Kapolres yang dikenal merakyat ini. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.