Suharto: SAAT JAYA Beretika dan Pandai Berterima Kasih

oleh -9 views

SUMBAWA BESAR, SR (26/10/2015)

H Asaat Abdullah ST—Chandra Wijaya Rayes ST adalah pasangan yang beretika dan mengedepankan kesantunan. Pasangan yang dikenal dengan sebutan SAAT JAYA ini sangat menghargai sejarah masa lalu dan jasa pemimpin pendahulunya. Demikian diungkapkan Suharto SH M.Si—salah seorang tokoh Sumbawa saat kampanye pasangan bernomor urut 2 di Kelurahan Brang Bara belum lama ini.

Menurut Suharto, ini dibuktikan ketika SAAT JAYA mengikuti Debat Visi Misi jilid I di kantor bupati. Dengan rendah hati, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Almarhum H Madilaoe ADT—bupati pertama Sumbawa, H Hasan Usman, Jakub Koswara, Drs H A Latief Majid, Drs H Jamaluddin Malik dan Drs H Arasy Muhkan. Ungkapan ini karena menilai para pemimpin tersebut telah berjasa membangun Sumbawa lambat laun menjadi jaya seperti saat ini. “Ini etika sebagai warga Indonesia dan sebagai Tau Samawa yang pandai berterima kasih, serta memiliki etika dan adab. Inilah pemimpin dambaan masyarakat Sumbawa,” cetusnya.

Sangat ironis jika calon pemimpin yang ingin menatap langit tapi mengabaikan bumi dan membangun atap tapi merobohkan pondasi. SAAT JAYA tidak seperti itu. Dengan rasa terima kasih dan apresiasi yang disampaikan ini, membuktikan SAAT JAYA berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan dan keberhasilan pemimpin sebelumnya. Sebab SAAT JAYA menyadari pembangunan itu harus berkelanjutan dan tidak boleh terputus, serta harus lebih makmur dibandingkan saat ini. “Kalau tidak melanjutkan dan kembali dari nol lagi, kapan kita sampai ke finish,” kata Suharto dalam nada tanya.

Baca Juga  Pilkada Langsung Keempat Adalah Kemenangan Pasangan Nomor 4

Suharto Saat Jaya 1Pastinya masyarakat tidak ingin lelah untuk kembali dari awal. Karenanya pilihan tepat masyarakat adalah memenangkan SAAT JAYA agar pembangunan terus berlari di depan, bukan malah mundur ke belakang. SAAT JAYA memiliki program yang jelas, dan visi misi yang terukur. SAAT JAYA adalah sosok pemimpin yang menjadi solusi dari berbagai persoalan rakyatnya, pemimpin yang memberikan keamanan, dan sumber motivasi. SAAT JAYA bukan pemimpin yang ahli fitnah dan ahli provokasi. SAAT JAYA juga bukan HANYA memberikan janji tapi telah memberikan bukti terhadap hasil karya pembangunan ketika dirinya menjabat sebagai Kadis PU. Karenanya Ia mengajak masyarakat Sumbawa untuk berketetapan hati memenangkan pasangan dengan jargon SAATNYA SUMBAWA JAYA. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.