Reses Dapil I dan III, Infrastruktur Jalan dan Air Bersih Jadi Sorotan

oleh -11 views

SUMBAWA BESAR, SR (24/10/2015)

Infrastruktur jalan dan air bersih menjadi persoalan yang paling dominan disuarakan masyarakat di Daerah Pemilihan Tiga (Dapil III) yang meliputi Kecamatan Badas, Unter Iwis dan Batu Lanteh. Sebab sebagian wilayah di tiga kecamatan ini adalah daerah terisolir dan kondisi jalan masih memprihatinkan. Hal inilah yang terserap ketika sejumlah anggota DPRD Sumbawa dari dapil tersebut yakni Drs A Rahman Alamudy SH M.Si, Ida Rahayu SAP, Junaidi, Hamzah Abdullah, Rusli Manawari, dan Ardi Juliansyah SIP melakukan kegiatan reses II dan III belum lama ini. Hasil reses itu kemudian dilaporkan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Sumbawa. Juru Bicara Dapil III, Hamzah Abdullah, menyebutkan sejumlah permaslahan itu dirangkum dalam ada tiga bidang yaitu bidang fisik, bidang ekonomi, pendidikan dan bidang sosial budaya. Untuk fisik, adalah infrastruktur jalan, kebutuhan air bersih, pembangunan saluran drainase desa, kebutuhan jaringan irigasi untuk pertanian, jembatan, rabat beton ataupun paving blok, rehab dermaga ataupun pembangunan dermaga tambat baru. Selain itu pembangunan cekdam, normalisasi sungai, pengaman pantai, merancang dan membangun pemecah gelombang, kebutuhan ruang belajar sekolah, MCK, pagar kuburan, hingga pembangunan gedung serba guna, gedung olah raga, perbaikan dan perataan lapangan olahraga, perkuatan tebing pemasangan bronjong, beton, pemasangan lampu suar pelabuhan, dan sumur bor.

Terutama di wilayah Kecamatan Batu Lanteh, semua anggota yang melakukan reses di wilayah itu menerima keluhan masyarakat terkait dengan fasilitas jalan yang rusak parah dan beresiko tinggi terjadi kecelakaan. Karena itu diperlukan penanganan segera, di samping fasilitas lainnya. Kemudian bidang ekonomi. Diterangkannya, secara khusus daerah pemilihan tiga merupakan daerah dengan karakteristik ekonomi masyarakat yang berbeda, antara lain sebagai petani, peternak dan nelayan. Dari tiga golongan masyarakatnya hal pokok yang menjadi persoalan adalah modal usaha. Misalnya petani, membutuhkan alat penunjang produksi berupa handtraktor, mesin perontok padi, bibit, obat-obatan, alat semprot padi, mesin air, dan lainnya. Sementara peternak selain kebutuhan akan kepemilikan ternak berupa kerbau, sapi, kambing, ayam, dan kuda, juga ketersediaan lahan pengembalaan. Selanjutnya nelayan, membutuhkan perahu, jala, mesin ketingting, lampu penerang, genset, kail, dan pompa mini. Untuk pendidikan, membutuhkan komputer untuk sekolah, dan pengadaan motor trail sebagai alat transportasi.

Baca Juga  Pendaftaran AUYS Resmi Dibuka, Ayo Sukseskan !!!

Terakhir di bidang sosial budaya, semua desa berharap dibangun rumah seperti masjid, mushollah, pura, gereja dan lainnya. Ada juga yang menginginkan peningkatan kemampuan penelitian tepat guna di sekolah-sekolah, bedah rumah kumuh, bantuan listrik murah, penambahan tenaga kamtibmas dari pihak kepolisian terutama pada wilayah pesisir, tersedianya jaringan listrik solar sell, penambahan tenaga pengajar dan tenaga medis pada sekolah-sekolah terpencil dan balai kesehatan.

Aspirasi yang disampaikan masyarakat di Dapil IV ini hampir sama dengan aspirasi di wilayah Dapil I meliputi Tarano, Empang, Plampang, Maronge dan Labangka. Perwakilan Dapil I adalah H Ilham Mustami S.Ag, Indra Herwansyah,     H Nurdin Marjuni SH, Muhammad Nur S.Pd.I, A Rahman Atta S.Ag MM, Irwandi, Syamsuddin, Muhammad Faesal S.Ap dan Hasanuddin SE selaku juru bicaranya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.