Aspirasi di Dapil 5 Sumbawa Didominasi Proyek Fisik

oleh -5 views

SUMBAWA BESAR, SR (22/10/2015)

Kegiatan reses DPRD adalah wahana bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menjalin silaturrahim dengan konstituen di daerah pemilihan masing-masing. Selain itu sebagai sarana untuk mensosialisasikan tentang tugas fungsi dan mekanisme kerja anggota DPRD. Hal ini dipandang sangat efektif karena secara langsung persoalan yang terjadi di masyarakat dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Hal inilah yang dilakukan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sumbawa belum lama ini. Seperti sejumlah anggota di daerah pemilihan lima (Dapil 5) meliputi Sumbawa, Moyo Hilir, dan Moyo Utara. Mereka adalah Kamaluddin ST M.Si, Muhammad Yamin SE M.Si, Syamsul Fikri AR S.Ag M.Si, Andi Rusni SE, Khairuddin SE, Hairil HM Ali, Agus Salim, Ramliyanto SH dan Adizul Sahabuddin SP telah menyelesaikan kegiatan reses II dan III di Dapilnya. Hasilnya kemudian dilaporkan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Sumbawa, Kamis (22/10).

Dalam laporan yang disampaikan juru bicara Dapil 5, Andi Rusni SE, mengemuka sejumlah persoalan. Yaitu di bidang fisik meliputi perbaikan jalan lingkungan, lapen dan hotmix, pembangunan jaringan irigasi pertanian, saluran pembuangan, rabat beton /trotoar, paving blok gang, pembangunan bronjong/tanggul pengaman sungai, pembangunan talud dan drainase di wilayah pemukiman, dan pembangunan jembatan. Aspirasi ini muncul di Kecamatan Sumbawa, Kecamatan Moyo Hilir dan Kecamatan Moyo Utara. Kemudian bidang ekonomi meliputi pembangunan jalan usaha tani, pembangunan cekdam, sumur bor dalam dan dangkal, jaringan air bersih, air bawah tanah maupun PDAM, pengurukan sedimentasi embung, pembangunan embung baru, bantuan alat dan mesin pertanian, bantuan alat dan mesin perikanan, bantuan ternak sapi dan kerbau, bantuan dana peralatan usaha UMKM, normalisasi telaga budidaya ikan air tawar, pendirian dan penguatan koperasi, perhatian atas produk-produk lokal, perhatian terhadap kestabilan harga gabah agar tidak anjlok saat panen raya, bedah rumah untuk keluarga kurang mampu.

Baca Juga  BPKP Jadikan Pelaporan Administrasi RSUD Sumbawa Contoh di Pulau Sumbawa

Kemudian di bidang Sosial Budaya, Pendidikan dan Kesehatan, meliputi pembangunan pagar tempat pemakaman umum (TPU), pembangunan pagar sekolah, bantuan terop dan kursi, bantuan dana pembangunan masjid, pembatas antar desa dan desa-kelurahan, pembangunan pagar postu, pembangunan polindes, pembangunan gedung TK, rehab ruang perpustakaan sekolah, pemasangan paving blok sekolah, pembangunan balai pertemuan desa, perbaikan panggung hiburan desa, perhatian terhadap pesoalan pelayanan kesehatan masyarakat dan BPJS yang dinilai masih memberatkan. Selain itu  permohonan tenaga bidan desa, bantuan alat olahraga untuk karang taruna, pembangunan tower pemancar untuk komunikasi di desa yang kesulitan komunikasi, pengadaan tempat pembuangan sampah (TPS) di masing-masing dusun, peningkatan insentif guru TK, kejelasan status tanah di sekitar hutan lindung yang diperselisihkan masyarakat, pengadaan lahan kuburan yang baru, pembuatan WC Umum, bantuan dana untuk pembinaan pemuda dan olahraga di desa, tambahan lokal gedung SDN, penerbitan sertifikat melalui Prona, peningkatan kesejahteraan kader posyandu di desa, dan penguatan kegiatan TPQ di desa. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.