Saat Jaya Tertinggi, JIWA Terendah, Husni Mo Tengah-tengah

oleh -7 views

Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye

SUMBAWA BESAR, SR (21/10/2015)

Tim Kampanye atau Tim Pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa telah melaporkan penerimaan sumbangan dana kampanyenya. Laporan tersebut telah diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa, 16 Oktober kemarin. Dalam laporannya, tercatat besarnya penerima dana kampanye yang diperoleh pasangan calon (paslon) baik dari calon itu sendiri maupun sumbangan dari pihak lain baik perseorangan maupun kelompok atau lembaga.

Data yang diperoleh SAMAWAREA di Kantor KPU Sumbawa menyebutkan, pasangan H Asaat Abdullah ST—Chandra Wijaya Rayes ST (SAAT JAYA) menjadi yang terbanyak penerimaan sumbangan dana kampanyenya. Pasangan bernomor urut 2 yang diusung dan didukung HANURA, Nasdem, PKPI dan PPP ini mengoleksi dana mencapai Rp 485 juta. Dana ini diperoleh dari sumbangan Calon Bupati H Asaat Abdullah Rp 290 juta, Calon Wakil Bupati Chandra Wijaya Rayes ST Rp 175 juta dan pihak lain perseorangan Rp 20 juta.

Pasangan HM Husni Jibril B.Sc—Drs H Mahmud Abdullah (HUSNI MO) berada di urutan kedua dengan penerimaan sumbangan dana kampanye mencapai Rp 265 juta. Semua sumbangan yang diterima pasangan bernomor urut 3 dan didukung PDIP dan Demokrat ini, berasal dari Calon Bupati HM Husni Jibril. Selanjutnya pasangan Jack Morsa H Abdullah S.Adm—H Irwan Rahadi ST (JIWA) sebagai penerima sumbangan dana kampanye paling sedikit yakni Rp 165 juta. Sumbangan yang diterima pasangan bernomor urut 1 dan didukung Gerindra, PKS dan PBB ini berasal dari calon bupati, Jack Morsa.

Baca Juga  Dewan Setuju Ranperda RPJMD Sumbawa Menjadi Perda

Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Rabu (21/10), mengatakan, pelaporan dana kampanye setiap tim kampanye wajib disampaikan kepada KPU dengan batas akhir 16 Oktober 2015. Hal ini berdasarkan Peraturan KPU No. 8 Tahun 2015. Dari pelaporan ini menjadi bahan tim auditor yang ditunjuk KPU untuk melakukan proses auditing. Selanjutnya pelaporan penggunaannya akan diumumkan 15 hari sejak auditing yang dilakukan auditor.

Bagaimana jika calon masih menerima sumbangan dana kampanye setelah tanggal 16 Oktober 2015 ? Syukri—sapaan akrab komisioner santun ini, menyatakan hal itu masih dalam perdebatan dan akan dikonsultasikan kembali ke KPU pusat. Di satu sisi pasangan calon terus berkampanye yang pastinya mereka menggunakan dana  dan membutuhkan dana. “Inilah yang akan kami konsultasikan lagi,” ujar Syukri. Tapi jika mengacu pada PKPU No. 8 Tahun 2015, batas akhirnya tanggal 15 Oktober, dan pelaporannya paling lambat 16 Oktober, setelah itu tidak diperbolehkan menerima sumbangan. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.