Ratu Jorda Pembuka, Bintang Nagari Penutup

oleh -36 views

Perlombaan Pacuan Kuda Hari Kedua Putaran II

SUMBAWA BESAR, SR (21/10/2015)

Jumlah kuda yang mengikuti Perlombaan Pacuan Kuda “Danrem Cup dan Gubernur NTB Cup” di Kerato Angin Laut, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara pada hari kedua putaran kedua, semakin menyusut. Namun kuda yang masuk semifinal semakin bertambah. Artinya pada hari kedua ini, sudah 108 kuda yang masuk semifinal setelah pada hari pertama putaran kedua, Selasa (20/10) kemarin menjaring 48 kuda. Tercatat 60 kuda dari lima kelas yang berhasil melangkah ke semifinal pada perlombaan yang digelar Rabu (21/10) tadi. Dua di antara kuda unggulan tersebut adalah milik Dr H Zulkieflimansyah M.Sc—pemilik Kerato Angin laut, yaitu Pangeran dan King Ramadhan. Dua kuda ini menjadi yang tercepat di kelas berbeda.

Sebanyak 120 kuda turun arena di hari kedua putaran kedua ini. Ratu Jorda yang berada di Kelas TK menjadi pembuka kemenangan awal laga tersebut. Kuda milik Ari Rendra S.Pt asal Kecamatan Lape ini unggul dari dua saingan terberatnya, Generator milik Syaiful SE PLN Bima dan Visioner (M Nur Kholis Panto Daeng). Masih di kelas yang sama pada Ren II, Pangeran milik Doktor Zul menjadi yang tercepat. Disusul Kotak Hitam (drh Khaerul Jibril KSB) dan Cahaya (Ardina Kebayan Sumbawa) di urutan ketiga. Ren III, Loscos (Ny Rahmawati Sebewe) menjadi bintang mengalahkan Restu Ratu (Robin Sebewe), dan Silver Gading (Abdullah SIP Jayapura Papua). Ren IV Putri Keraton (Drs Lalu Adhar Praya Loteng) berada di urutan pertama mencapai finish mengekor di belakangnya Nona Sumbawa (Wiwi Safitriani Lape), dan Rodeskos milik Hendri Maulana Joki Bima.

Selanjutnya Kelas OB, Ren I, Neng Ayu (Drs Mursali Labuan Sumbawa) menjadi yang terdepan mengalahkan Pantai Selatan (Ketua PEPEHANI Sumbawa Ridwan SP), dan Malrboro (H Sahdi Praya Loteng). Ren II, Kinanti milik Misterlai Kota Bima unggul dari Julia (Yayuk S.Sos Muer), dan Peluru (Usman Kota Bima). Ren III, Parewa Junior milik HM Izzul Islam Mataram, mengalahkan Bintang Mas (Soni Joki Lambu Bima), dan Black Berry (Hendi Lape). Ren IV, Salju milik Heru Satria Ramdani SE Brang Bara jauh meninggalkan Senyata (Rahmat Mataram) dan Putra Malaya (Anan Lengas) yang berada di urutan kedua dan ketiga.

Baca Juga  Satu Rumah di Dusun Santri Terbakar, Dipicu Arus Pendek

Pacuan final 4Bergeser ke Kelas HARAPAN B. Ren I, Pangeran (Jonatan Kota Bima) membuktikan diri menjadi yang terbaik di kelasnya, disusul Sang Diva (Edi Bima), dan Bunga Baru (A Rauf Sumbawa). Ren II, Ratu Quin (HM Izzul Islam Mataram) terlihat saling salip dengan Rina Nose kuda milik Hariska Putri Sape Bima, dan mengekor di belakang Putri Scarlet (Lionen Sape Bima). Namun kedua kuda itu harus mengakui kehebatan Ratu Quin. Berikutnya, Ren III, King Ramadhan milik Doktor Zul mengikuti jejak saudara sekandangnya Pangeran menempati podium teratas. Di Kelas ini, kuda yang diunggulkan menjadi juara ini bersaing dengan Taruna Ria (Rifan Kurnia Lengas), dan Mawar Merah milik H Burhan Langam. Ren IV, Gardan Bayangkara (Sania Bima) tak terkejar, unggul dari Yara (Lukman Kelurahan Bugis), dan Cahaya (Aulia Sela).

Kemudian Kelas TUNAS B. Ren I, Putri Bima (Nona Yeti Sumbawa) mengalahkan saudara sekadangnya Selamat Datang di posisi ketiga, yang berada di belakang Samudera Biru (Hariska Putri Sape Bima). Ren II, Idola kuda pacuan milik Ny Rukmini Alimuddin Sape Bima tetap menjadi idola setelah mencapai finish lebih awal diikuti A Mira (Lukman Bugis Sumbawa), dan Kota Intan (Jabin Maronge). Ren III, Bintang Film (Dedi Langam) kian populer setelah menjadi yang tercepat mengalahkan Arjuna (Aditya Sebewe), dan Gadis Idola (Amelia Serading). Ren IV, Gelora Asmara (Roni Jotang) yang sebelumnya berada di posisi ketiga mampu menjadi yang terdepan setelah mengejar Maharani (Ny Siti Sara Kalampa Bima), dan Pangeran (M Jabir Songkar).

Baca Juga  JMHS Hadiahi Dubes AS Madu Sumbawa

Hari merambat sore, namun semangat penonton yang memadati tribun arena tak surut. Sebab di Kelas TUNAS C masih menyisakan kuda-kuda hebat. Ren I, Dadara Maning milik Bandanera Serading membuat kagum pecinta kuda setelah berhasil mengalahkan Cahaya Permata (Hariska Putri Sape Bima) dan Bintang Timur (H Didi Batu Bangka) yang sebelumnya diunggulkan. Ren II, Permaisuri (Drs H Jaya Muis Bugis Sumbawa) mempecundangi Baratayudha (Sahabuddin Kodim Sumbawa) dan Jelita milik Abdul Munir Karang Cemes Sumbawa. Ren III, Ratu Ayu (Sania Bima) kembali mengukir namanya di papan teratas setelah mengungguli Angin Topan (Adam Rasa Pasuruan Jatim), dan Bintang Planet (Amir Mahmud Spd Lape). Di Ren IV sebagai ren penutup, Bintang Nagari milik Kolonel CZI L Rudi Irhan Srigede Danrem 162/WB Mataram menjadi yang tercepat dari saingan beratnya, Hercules (Akbar Sebewe) dan Manis Manja milik Hariska Sape Bima.

Lolosnya sejumlah kuda-kuda unggulan ke babak semi final yang akan dilaksanakan Sabtu mendatang, persaingan semakin ketat. Untuk di Kelas TK akan bersaing Pangeran milik Doktor Zul dengan Putri Keraton milik Drs Lalu Adhar Praya Loteng. Kemudian di Kelas OB, Parewa Junior dan Salju lebih diunggulkan dari kuda-kuda lainnya. Demikian di Kelas HARAPAN B, King Ramadhan dan Ratu Quin bakal bersaing ketat. Untuk Kelas TUNAS B, Putri Bima dan Idola difavoritkan naik podium. Dan Kelas TUNAS C, Bintang Nagari dan Ratu Ayu akan bersaing. Namun lebih diunggulkan Bintang Nagari karena sudah pernah mengalahkan Ratu Ayu. Untuk hari terakhir babak kedua, Kamis (22/10) besok, akan diperlombakan 5 Kelas yaitu Dewasa A, B, C, D dan E. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.