Hari Pertama Putaran II, 48 Kuda Masuk Semifinal

oleh -55 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/10/2015)

Putaran kedua Perlombaan Pacuan Kuda di Arena Angin Laut, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, telah dimulai Selasa (20/10). Sejumlah kuda unggulan yang terjaring dan lolos pada putaran pertama bersaing untuk menjadi yang terhebat. Pada perlombaan siang tadi, 96 ekor kuda yang terbagi dalam empat kelas yakni Kelas Pemula, OA, Harapan A dan Tunas A, diturunkan ke arena. Dengan joki cilik yang telah berpengalaman, serta jampi-jampi dari para sandro, puluhan kuda yang berasal dari berbagai daerah termasuk Papua Irian Jaya berambisi untuk menjadi yang terbaik. Dari 96 ekor kuda pada putaran kedua di hari pertama ini, 48 kuda harus gugur karena gagal meraih tiga besar. Sebagian lainnya berhak masuk babak semi final yang akan digelar Sabtu (24/10) mendatang.

Liputan langsung SAMAWAREA, suara riuh rendah penonton mengiringi larinya kuda favoritnya membuat tribun arena bergetar. Suara semakin keras terdengar ketika beberapa kuda saling salip berpacu untuk menjadi yang tercepat. Kegembiraan dan kekecewaan pun muncul ketika kuda-kuda pacuan ini mencapai finish. Pendukung yang menang langsung berlari menggendong joki, sedangkan yang kalah terlihat kesal lalu memecut kudanya. Para penonton tersebut sebagiannya pemilik kuda dari berbagai daerah di tanah air seperti Jakarta, Bali, Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, selebihnya masyarakat pecinta kuda.

Pacuan Kuda 2015SAMAWAREA berhasil merangkum hasil perlombaan pada hari pertama putaran kedua ini sekaligus yang berhak masuk semi final. Untuk Kelas PEMULA pada Ren I, Gadis Brang Kolong milik Edy Kalampa Bima menjadi yang tercepat disusul Sanjaya (Iliyas Jafar Kerato Sumbawa), dan Presiden (Ibrahim Jakarta). Ren II, Goyang 25 tetap menjadi juara bertahan. Kuda milik Bidan Tati Moyo Utara ini berhasil unggul dari Cita Citata (Adinda Karang Cemes) dan Soimah (Buyung Sebewe). Selanjutnya Ren III, Laras milik Irma Ramdani Kota Bima meninggalkan Kancil (Jonatan Kota Bima) dan Tores (Satria Yoda Prawira Desa Ngeru). Ren IV, juara pertama direbut Magnum 2 (drh Evi Dianawati Sebewe), disusul Jablay (Jeck Sernu) dan Gundala Putra Petir (Hariska Putri Sape Bima).

Baca Juga  PMI Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Gontar Alas Barat

Pada Kelas OA terjaring 12 kuda yang masuk tiga besar. Ren I, Bintang Road (Syafruddin Kades Sengkal) lebih awal mencapai garis finish, Bintang Perkasa (Sakila Kerato Sumbawa) dan Walikota (Bijak Tata Negara Panto Daeng) mengekor di belakang. Ren II, Kunanti milik Bidan Tati Moyo Utara mengikuti jejak saudara sekandangnya Goyang 25 menjadi yang tercepat unggul dari Lala Sribanong (Moksen Malili) dan Sarmila (Putri Berare). Ren III, Tongkat Pujangga (Osaki Muer) berada di posisi pertama mengalahkan Bunga Lestari (Borgo Polres Kota Bima) dan Panji (A Khalik Kota Bima). Ren IV, Silver milik Iin Devan Suntu Kota Bima unggul dari dua rivalnya yaitu Mawar Merah (Ade Maulana Gapit) dan Asoka (Pentar Lopok).

Kemudian Kelas HARAPAN A. Ren I, Mahajaya (Kades Sebewe) berada paling depan dari dua lawannya Ababil (Febiola Sabedo Utan) dan Titik Berlian (Drs Saruji Sumbawa). Ren II, Payung Mas milik Moksen Sebewe yang merupakan kuda favorit lebih awal mencapai finish, sedangkan Cahaya (Niko Bima) dan Putri Diana (Ny Sahema Praya Loteng) mengekor di belakangnya. Ren III, Barongsai milik Iqbal Karang Cemes mengalahkan Galuh (Sambirang Panto Daeng) dan Scorpion (Christina Jelia Pray Loteng). Ren IV, Payung Hitam membuktikan ketangguhannya. Kuda legenda milik Ridho Malili ini mengalahkan Sang Ratu (Hasrianti SE asal Jayapura Papua) dan Lempang Sakti (Syamsuddin Baru).

Baca Juga  Nekat, Indomart di Sumbawa Barat Beroperasi Tanpa Izin

Berikutnya, Kelas TUNAS A. Ren I, Teja milik Dias Sepakat membukukan namanya di papan teratas. Kuda tersebut berhasil mengungguli Belang Lima (A Yani Moyo) dan Putra Pangeran (Hasan Muer). Ren II, Putra Anugerah (H Fatahollah Maronge) tercepat, diikuti Jaguar (Andri Berare) dan Dewa Ruci (Bagas Berare). Ren III, Perkasa milik H Adnan Abdullah SH Bima tetap menjadi yang perkasa, setelah mengalahkan Tembak Jauh (Cristin Denpasar) dan Liberty (H Adnan Abdullahn SH Bima). Terakhir, Labalong (Bonita Boun Badas) tercepat dari Bintang Lokasi (Ny Siti Sarah dari Kalampa Bima) dan Sinar Jauh (H Muslimin Serange).

Semua kuda ini akan bersaing di semi final untuk terjaring ke babak final, Minggu, 25 Oktober 2015. Dari hasil nguping ada beberapa kuda yang diunggulkan lolos ke final. Di antaranya Gadis Brang Kolong yang semula milik Doktor Zul kini dikuasai Edy Kalampa Bima yang turun ke Kelas Pemula. Kemudian Perkasa yang bakal bersaing ketat dengan rivalnya Labalong di Kelas Tunas A. Sedangkan di Kelas Harapan A, Payung Mas masih diunggulkan dan selama ini kerap meraih juara. Untuk Kelas OA, Kunanti menjadi favorit juara yang akan bersaing dengan Bintang Road.

Panitia Penyelenggara, Lukman mengatakan, Rabu (21/10) besok akan diperlombakan lima Kelas yaitu TK, OB, Harapan B, Tunas B dan Dewasa C. Sebanyak 120 kuda yang akan melarikan. Berlanjut ke Kamis (22/10) melombakan lima kelas yaitu Dewasa A, B, C, D dan E. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.