‘JATATUR’ Pembuka Kemenangan di Hari Pertama

oleh -11 views

SUMBAWA BESAR, SR (17/10/2015)

Jatatur melesat bagai pesawat. Kuda milik Bagus Bangun Tanata (Wirawan) dari Panto Daeng Sumbawa ini jauh meninggalkan kuda-kuda pacuan lainnya pada Ren I hari pertama Perlombaan Pacuan Kuda di Kerato Angin Laut, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Sabtu (17/10). Jatatur yang turun di Kelas Pemula ini sudah difavoritkan. Ketika star pertama kuda yang kini mengukir namanya tersebut menjadi yang tercepat dan mengalahkan Layar Bolong dari Jakarta, Putri Lorenso (Lamenta), Juba Hitam (Desa Baru), dan Sinar Pagi (Penyaring B). Terlihat di pinggir arena, pemilik Jatatur, Wirawan berteriak kegirangan. Kegembiraan Kepala KPPT Sumbawa ini semakin bertambah ketika “Walikota” kuda lain milik Bijak Tata Negara (Wirawan) Panto Daeng ini juga berhasil mengikuti jejak Jatatur yang merupakan saudara sekandangnya. Walikota yang turun di Kelas OA Ren III ini berhasil mengungguli Ben Jonson (Kota Bima), Srikandi (Karang Cemes Kelurahan Pekat), Sriwijaya (Desa Tahan), Rindu (Sebewe) dan Gawat Tempur (Berare).

Wirawan S.Si MT, Pemilik Nawacita
Wirawan S.Si MT, Pemilik Jatatur dan Walikota

Ditemui di pinggir arena, Wirawan menyatakan Jatatur dan Walikota mengulang sukses ‘seniornya’ Putri Bungsu dan Sang Diva yang menjadi jawara pada Tahun 2014 lalu. Meski masih pemula namun dua kuda peranakan lokal ini telah menunjukkan kehebatannya. Kesan pertama yang memikat ditunjukkan dua kuda tersebut tidak lepas dari persiapan yang matang. Selain tetap mengkonsumsi air gula, juga mengikuti latihan renang rutin 3 kali seminggu di Pantai Saliperate.

Baca Juga  RZ Sediakan Dokter Keliling Gratis, Hubungi 081 246 329 376

Kebahagiaan juga dirasakan Lukman. Salah satu panitia pacuan ini bersorak kegirangan setelah kudanya “A Mira” menjadi yang tercepat mencapai garis finish. Kuda dari Kelurahan Bugis yang turun di Kelas Tunas B pada Ren II ini mengungguli Selamat Datang (Sumbawa), dan Sarung Star (Seketeng Sumbawa). “A Mira ini adalah satu pejantan beda induk dengan Gadis Villa—kuda milik Doktor Zul yang melegenda ini,” kata Lukman kepada SAMAWAREA.

Jen, Wartawan SAMAWAREA bersama joki cilik
Jen, Wartawan SAMAWAREA bersama joki cilik

Untuk diketahui ungkap Lukman, pada hari pertama di putaran pertama ini puluhan kuda berguguran karena tidak bisa masuk tiga besar. Kuda yang masuk tiga besar akan diikutkan pada putaran kedua tiga hari berikutnya. Berdasarkan data hasil pertandingan hari pertama putaran I, Kelas Pemula pada Ren I adalah Jatatur, Layar Bolong, dan Jubah Hitam. Ren II Goyang 25, Gadis Brang Kolong, dan Cita Citata. Ren III Sanjaya, Soimah, dan Katik Untung. Ren IV Pangeran, Presiden, dan Bunga Kapas. Ren V Kancil, Soimah, dan Syahrini. Ren VI Magnum 2, Tores, dan Jablay.  Ren VII Laras, Betrik, dan Kaisar. Ren VIII Bunda Putra Petir, Blang Balong, dan Jasmin.

Kemudian Kelas OA pada Ren I Bintang Road, Luna Maya, dan Bintang Perkasa. Ren II Sarmila, Elang Katulistiwa, dan Putri Ani. Ren III Walikota, Ben Jonson, dan Rindu. Ren IV Kunanti, Patriot, dan Lala Sri Banong. Ren V Tongkat Pujangga, Sinobi, dan Cantik. Ren VI Mawar Merah, Panji, dan Hitam Manis. Ren VII Bunga Lestari, Silver, dan Borobudur Junior. Ren VIII Asoka, Nona Cantik, dan Putri Idaman.

Baca Juga  Gubernur Dorong Warga NTB Terus Berkarya

Selanjutnya Kelas TUNAS B. Pada Ren I Putri Bima, Arjuna, dan Laskar Bali. Ren II A Mira, Selamat Datang, dan Sarung Star. Ren III Leon, Kota Intan, dan Samudera Biru. Ren IV Idola, Gelora Asmara, Jabal Nur. Ren V Bintang Film, Gentan Pelor, dan Putri Mandarin. Serta Ren VI Maharani, Gadis Idola, dan Boli. (JEN/SR)

CAPTION: Jatatur jauh meninggalkan kuda lainnya.

bankntb DPRD DPRD