TNI AL Tangkap Gembong Pengebom Ikan di Perairan KSB

oleh -4 views

TALIWANG, SR (09/10/2015)

Tim TNI Angkatan Laut (AL) Kamis (8/10) sore kemarin berhasil menangkap MD (58) nelayan asal Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano. MD diduga sebagai otak pengeboman ikan di sekitar perairan Pulau Belang Poto Tano. Dari tangan nelayan ini diamankan barang bukti berupa bahan peledak. Tertangkapnya MD berdasarkan informasi Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Poto Tano. Laporan diterima Danpos AL Maluk, Serma Abdurahman sekitar pukul 10.00 Wita yang kemudian bersama dua anggotanya Sertu Sunarto dan KLS Febri mendatangi lokasi Perairan Poto Tano dengan menumpang perahu ketinting menuju TKP.

Danpos AL Maluk, Serma Abdurahman kepada SAMAWAREA mengatakan, sebelumnya pihaknya melakukan pengintaian sejak pukul 12.00 Wita. Informasi awal tersangka merupakan otak gembong pengeboman ikan di Poto Tano selama ini. “Tersangka bahkan sempat melakukan aksi pengeboman pagi hari di lokasi yang sama dan menghasilkan ikan satu bak, jenis ikan kumai dan layang,” ungkap Abdurahman di Dusun Sepakek Desa Kiantar, Kamis malam.
Sebelumnya operasi pengintaian terus dilakukan. Setelah cukup bukti barulah anggota Pos AL Maluk yang ia pimpin melaksanakan penangkapan tepat pada pukul 16.00 Wita. Hasilnya, tersangka dan barang bukti berupa bahan peledak yang diisi dalam lima botol bir, Sampan sepanjang sembilan meter danlebar satu meter serta satu unit Kompresor dan selang, berhasil diamankan.

TNI AL Tangkap Nelayan 1Sesuai perintah atasan barang bukti dan tersangka diserahkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi melalui Pos Lombok Timur. Setelah itu tersangka diserah-terimakan ke Polres Lombok Timur untuk diproses hukum. Ia juga mengatakan TNI AL tetap akan ikut melakukan pemeriksaan tersangka.

Baca Juga  Persoalan Pupuk Masih Berantakan, Swasembada Pangan Menjauh

Sementara Kabid Perikanan Tangkap DKPP KSB, Noto Karyono yang ikut hadir dalam pengamanan tersangka dan barang bukti, mengatakan, bahwa MD merupakan otak dari gembong pengeboman ikan yang terjadi di perairan setempat. Namun berkat informasi warga dan Pokmaswas, ungkap Noto, tersangka MD berhasil diidentifikasi membawa handak untuk melakukan aksi pengeboman. (AR/SR)

bankntb DPRD DPRD