Tambah Tersangka BSS, Kelompok Ternak Diperiksa Massal

oleh -9 views
Kajari Sugeng Hariadi SH MH diwawancarai wartawan

SUMBAWA BESAR, SR (07/10/2015)

Rekanan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Bumi Sejuta Sapi (BSS) di Dinas Peternakan Provinsi NTB telah divonis dan kini tengah menjalani hukuman pidananya selama 1 tahun penjara. Meski demikian, Kejaksaan Tinggi NTB yang diback-up Kejaksaan Negeri Sumbawa tidak akan berhenti untuk terus mengembangkan kasus tersebut. Berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, pihak kejaksaan kembali menetapkan dua orang tersangka lainnya. Keduanya berinisial F dan L, adalah pejabat di Dinas Peternakan NTB yang dalam program BSS tersebut bertindak sebagai panitia pemeriksa barang.

Untuk mendalami sejauhmana keterlibatan keduanya, Kejaksaan Negeri Sumbawa yang masuk dalam tim penyidik kejaksaan, memanggil 16 perwakilan kelompok ternak di Kabupaten Sumbawa selaku penerima program. Dari 16 yang dipanggil, dua perwakilan tidak hadir. “Ada 14 orang yang kami periksa selama dua hari, sejak Senin hingga Selasa kemarin,” kata Kajari Sumbawa, Sugeng Hariadi SH MH kepada SAMAWAREA, Rabu (7/10).

Kajari mengakui jika pemeriksaan terhadap kelompok ternak ini untuk dua tersangka baru dan merupakan pengembangan dalam persidangan dari dua terdakwa sebelumnya yaitu Syamsul Bahri selaku rekanan dan Zainul Wardi selaku PPK. Keterangan dari sejumlah perwakilan kelompok ternak ini hampir sama dengan keterangan sebelumnya.

Namun demikian kemungkinan penambahan tersangka tetap terbuka, mengingat prosesnya masih terus berlangsung. Bagaimana proses selanjutnya nanti tergantung tim pemeriksa dari kejaksaan tinggi, dan pihaknya hanya memback-up dalam mendukung penuntasan kasus tersebut. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Polisi Ajak Masyarakat Deteksi Provokasi

No More Posts Available.

No more pages to load.