Waspada !!! Sumbawa Darurat Curanmor

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (02/10/2015)

Aksi pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Sumbawa kian merajalela. Hampir setiap hari kasus yang meresahkan ini terjadi. Yang paling anyar aksi curanmor, Kamis (1/10) dinihari kemarin. Dalam waktu yang hampir bersamaan, tiga unit sepeda motor di dua lokasi, lenyap. Karenanya masyarakat diminta waspada mengingat saat ini Sumbawa sudah darurat curanmor. Saat ini polisi tengah memburu para pelakunya yang disinyalir kabur ke arah timur Sumbawa.

Informasi yang diserap SAMAWAREA, kasus curanmor Kamis dinihari ini bermula terjadi di kediaman Andri Trisna Pranajaya (31) di lingkungan RT 01 RW 02 Desa Uma Beringin, Kecamatan Unter Iwis. Yamaha Vixion warna abu-abu bernopol EA 3002 AC dan Honda Vario CBS warna orange EA 4180 AG yang diparkir di teras rumah diangkut maling. Padahal dua unit kendaraan tersebut diparkir dalam kondisi stang terkunci. Kasus ini diketahui korban keesokan harinya ketika hendak menggunakannya. Akibatnya korban mengalami kerugian mencapai Rp 37 juta.

Selang dua jam di hari yang sama diduga pelaku yang sama beraksi di kediaman Firdaus (49) wilayah Kelurahan Lempeh. Revo hitam EA 4313 AC yang diparkir di halaman rumah, raib. Dua kasus curanmor ini telah dilaporkan ke Polres Sumbawa dan kini dalam penyelidikan.

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Jumat (2/10), mengakui telah menerima laporan adanya kasus curanmor tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Untuk mengantisipasi terulangnya kasus yang sama, patroli akan ditingkatkan dengan membentuk dua satuan tugas (Satgas 1 dan Satgas 2). “Satgas inilah yang akan bekerja setiap malam secara bergantian, selain berupaya mengungkap dan meminimalisir kasus yang sudah terjadi, juga mencegah kasus yang akan terjadi,” jelasnya.

Baca Juga  Sinergitas Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 H  di Buleleng

Namun demikian, Kapolres juga menghimbau masyarakat ikut melakukan antisipasi munculnya kasus tersebut. “Jaga keamanan harta benda masing-masing, dengan memarkir kendaraan di tempat yang aman dan membuat kunci ganda. Tanpa dukungan masyarakat ini, upaya polisi dalam menjaga keamanan tidak akan maksimal,” pungkasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD