350 Jamaah Haji Tiba di Sumbawa, 2 Meninggal dan 1 Dirawat

oleh -6 views

81 Jamaah Kloter 5 Masih di Makkah

SUMBAWA BESAR, SR (01/10/2015)

Sebanyak 350 jamaah haji Kabupaten Sumbawa yang tergabung dalam Kloter 2, tiba di Sumbawa, Kamis (1/10). Mereka langsung disambut Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik didampingi Kepala Kemenag, Drs H Baharuddin Maswarang dan sejumlah kepala SKPD di Wisma Daerah. Sebenarnya Jamaah Haji Kloter 2 ini berjumlah 353 orang, namun dua di antaranya yaitu Muhammad Nurmansyur asal Bage Tango Kecamatan Lopok, dan Siti Saleha dari Kelurahan Pekat, meninggal dunia di Makkah Arab Saudi. Sedangkan satu jamaah lainnya, Siti Hajar dari Kelurahan Samapuin, dalam perawatan intensif di RSU Mataram. Rasa haru dan bahagia menyambut kedatangan para haji dan hajjah tersebut. Suasana langsung mengharu biru. Dalam menyambut jamaah ini, Bupati menyiapkan soto ayam dan soto kambing. Para jamaah pun terlihat sangat lahap menyantap makanan yang sudah sebulan tidak pernah dicicipi. Untuk Jamaah Haji asal Sumbawa lainnya yang tergabung dalam Kloter 5 akan tiba pada 7 Oktober mendatang. Jamaah tersebut berjumlah 81 orang.

Jamaah Haji Sumbawa, M Tahir dibopong keluarganya, karena kelelahan saat tiba di Sumbawa
Jamaah Haji Sumbawa, M Tahir dibopong keluarganya, karena kelelahan saat tiba di Sumbawa

Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik kepada SAMAWAREA, mengaku bersyukur para jamaah haji tiba di Sumbawa dalam kondisi sehat. Bupati berharap mereka menjadi haji yang mabrur yang ditandai dengan semakin meningkatnya kualitas keimanan. Untuk para jamaah haji kloter 5 yang tiba di Sumbawa 7 Oktober mendatang, Bupati juga berharap dapat pulang dengan selamat dan dalam kondisi sehat.

Baca Juga  Usai Dilantik, Zul—Rohmi Dapat Tugas Khusus dari Presiden
Bupati siapkan soto untuk jamaah haji
Bupati siapkan soto untuk jamaah haji

Bupati menyatakan tidak ada jamaah haji asal Sumbawa yang meninggal akibat kecelakaan baik musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram, maupun peristiwa Jamarat yang menewaskan ratusan jamaah dari berbagai negara. Ini karena jamaah haji Sumbawa sangat tertib dan mematuhi segala aturan, serta selalu bersama di dalam rombongan. “Meski ada dua jamaah haji kita yang meninggal dunia, tapi itu karena sakit,” demikian Bupati. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.