KSB Dapat Bantuan Pengembangan Jagung 10.000 Hektar

oleh -6 views
kepala Dishutbuntan KSB, Ir I Gusti Bagus Sumbawanto M.Si

Untuk 228 Kelompok Tani

Taliwang, SR (25/09/2015)
Petani jagung di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dalam waktu dekat akan mendapat bantuan benih, pupuk dan pestisida dari pemerintah pusat. Bantuan dari APBNP untuk pengembangan jagung di lahan 10.000 hektar ini, rencananya akan diberikan kepada 228 kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan.

Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan) KSB, Ir I Gusti Bagus Sumbawanto M.Si mengungkapkan, bantuan dari pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara – Perubahan (APBNP) tersebut terdiri dari 150 ton benih jagung, 750 ton pupuk Urea dan 500 ton NPK. Bantuan ini digelontorkan guna menunjang program upaya khusus (upsus) swasembada pangan khususnya jagung pada lahan 10.000 hektar. “Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL) sudah kami verifikasi dan datanya akan kami kirim dalam September ini,” ungkap Sumbawanto, sapaan akrabnya, kepada SAMAWAREA di ruang kerjanya, kemarin.

Untuk CPCL lanjutnya, adalah calon penerima yang memang sudah terdaftar sejak beberapa bulan lalu. Sebelumnya mereka akan diberikan bantuan dari APBN murni namun oleh Dishutbuntan KSB urung ‘dieksekusi’ karena pertimbangan waktu. Jika bantuan diberikan pada Mei-Juni, dikhawatirkan akan rusak atau tidak bisa digunakan pada saat penanaman yang diperkirakan berlangsung pada Oktober-November  mendatang. “CPCL yang sudah terdaftar di APBN murni kami alihkan ke APBNP, itupun telah melalui tahap verifikasi ulang dan tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Sumbawa Barat,” kata Sumbawanto.

Baca Juga  APRINDO Bali Santuni Anak Yatim Piatu di Bebandem

CPCL dimaksud, adalah 228 kelompok tani yang masing-masing mendapat bantuan disesuaikan dengan luas lahan kelompok. Adapun dalam tiap kecamatan, yakni Seteluk terdapat 22 kelompok dengan total lahan 995 hektar. Poto Tano 79 kelompok dengan lahan 4.417 hektar. Jereweh 23 kelompok dengan lahan 1.000 hektar, Taliwang 27 kelompok dengan lahan 1.020 hektar, Maluk 16 kelompok dengan lahan 598 hektar,  Brang Ene 12 kelompok dengan lahan 230 hektar, Sekongkang 42 kelompok dengan lahan 1.500 hektar dan Kecamatan Brang Rea 8 kelompok dengan total lahan tanam 240 hektar. “Sama sekali tidak ada hubungannya dengan Pilkada, ini bantuan dari pusat dan calon penerima sudah dari jauh hari terdaftar,” tukasnya menjawab isu miring yang berkembang bahwa bantuan sengaja diberikan kepada kelompok tertentu, pendukung salah satu calon yang akan bertarung pada Pilkada mendatang. (AR/KSB)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.