Jamaah Haji Sumbawa Selamat dari Tragedi Jamarat

oleh -4 views

Sumbawa Besar, SR (24/09/2015)

Belum hilang rasa trauma terkait tragedi jatuhnya crane yang menewaskan puluhan jamaah haji termasuk 10 jamaah haji asal Indonesia, kini Tragedi Jamarat di Mina kembali terulang. Sebanyak 310 jamaah haji dari berbagai negara dikhabarkan meninggal dunia dan 400 lebih menderita luka-luka akibat terinjak-injak saat melempar jumrah—salah satu rukun haji.  Namun 432 jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa yang terbagi dalam dua kloter selamat dari tragedi tersebut.

Informasi ini diterima koresponden SAMAWAREA dari Kepala Kemenag Kabupaten Sumbawa, Drs H Baharuddin Maswarang, malam ini. Disebutkan Haji Bahar, total jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa mencapai 432 orang. Semuanya dalam kondisi sehat dan tidak terkait dengan Tragedi Jamarat. Sejumlah jamaah haji asal Sumbawa ini terbagi dalam dua kloter yaitu kloter 2 yang merupakan kloter utuh sebanyak 335 orang, dan 77 jamaah haji Sumbawa lainnya berada di Kloter 5 bergabung dengan jamaah haji asal Lombok Timur dan Lombok Tengah. “Alhamdulillah semua jamaah haji kita dalam kondisi sehat. Khabar ini saya terima langsung dari TPHD di sana via SMS,” kata Haji Baharuddin.

Ia meminta masyarakat untuk mendoakan para jamaah haji asal Sumbawa  agar kembali ke tanah air khususnya Kabupaten Sumbawa dalam keadaan sehat dan selamat, serta mendapat predikat sebagai haji yang mabrur.

Peristiwa berdesakan dalam ritual melontar jumroh di Mina yang merenggut korban jiwa hampir terjadi setiap tahun. Insiden terbesar terjadi tahun 1990, dengan korban tewas sebanyak 1.426 jemaah. Mereka sebagian besar berasal dari Indonesia akibat berdesakan dan terperangkap dalam terowongan Al-Muasim, Mina.

Baca Juga  DPPP KSB Dorong Petani Tanam Bawang Merah

Setelah itu Tahun 2001 korban tewas sebanyak 35 orang, disusul dengan kejadian tahun 2003 menewaskan 36 orang dan tahun 2004 sebanyak 251 jamaah. Berlanjut Tahun 2006 menewaskan 362 orang, dua orang di antaranya warga negara Indonesia dan sekitar 1.000 lebih mengalami luka-luka. Kini pada musim haji Tahun 2015, tragedy jamarat kembali terulang dan dikhabarkan 310 jamaah haji meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka. Tragedi ini hanya dalam hitungan hari dengan tragedi jatuhnya tower crane di Masjidil Haram yang menewaskan puluhan jamaah haji termasuk 10 jamaah haji asal Indonesia. (Jen/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.