Presiden : Penggunaan TIK Dorong Transparansi

oleh -5 views
Presiden Diskusi dengan Pemenang Hackaton Merdeka 2015

Jakarta, SR (23/09/2015)

Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan mendorong transparansi di berbagai bidang, termasuk transparansi harga komoditas pangan yang menguntungkan semua pihak yang terlibat. “Jangan sampai hanya menguntungkan satu pihak, apalagi sampai memonopoli keuntungan karena informasi yang asimetris,” ucap Presiden Joko Widodo menerima panitia dan pemenang Hackaton Merdeka 2015 di Istana Negara, 22 September 2015.

Dalam pertemuan ini, Presiden mengapresiasi karya anak-anak muda yang berkarya di bidang TIK. Tapi, kata Presiden, pengembangan TIK harus sesuai dengan kebutuhan rakyat, mulai konsumen, petani, nelayan dan pedagang. Presiden juga meminta anak-anak muda para pemrogram untuk terus berkarya. “Menghasilkan aplikasi-aplikasi untuk mengatasi masalah-masalah bangsa dan negara, untuk mesejahterakan rakyat,” ucap Presiden.

Presiden juga mendorong pengembangan e-Government dengan membangun sistem yang berbasis elektronik, mulai e-Budgetting, e-Catalog, dan lain-lain. Di hadapan Presiden, para pemenang Hackaton Merdeka 2015 yang terdiri dari tim 5 kilogram, tim pasar laut, tim coding stelsel, tim alpha orio dan tim baculsoft memperagakan aplikasi TIK yang mereka ciptakan. Mereka tidak saja memperagakan bagaimana aplikasi itu bekerja, tetapi juga dampak dari aplikasi yang mereka buat. Seperti, pengelolaan dan monitor data harga komoditas pangan dan hasil laut secara realtime, misalnya, selain mudah digunakan, juga sekaligus dapat melihat sentimen pasar. Lain lagi dengan aplikasi untuk membuat informasi harga komoditas pangan, yang menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong transparansi harga pasar dan menguntungkan semua pihak yang terlibat. Sementara itu, e-commerce membantu petani, nelayan, koperasi mendorong mereka melakukan transaksi komoditas melalui aplikasi digital. Tampak hadir mendampingi Presiden, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan dari Kantor Staf Kepresidenan. (Tim Komunikasi Presiden)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Dari Rahim Dua Sekolah ini Lahir Gubernur NTB Terpilih

No More Posts Available.

No more pages to load.