Menarik Investasi dari Saudara Dekat

oleh -8 views

Jeddah, SR (22/09/2015)

Arab Saudi adalah negara di Kawasan Teluk yang pertama kali dikunjungi Presiden Joko Widodo sejak menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Pemilihan Arab Saudi, karena negara yang memiliki kedekatan sejak lama dengan Indonesia ini, diyakini akan dapat meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara. “Indonesia saat ini berkonsentrasi pada pembangunan infrastruktur,” ucap Presiden pada Indonesia – Saudi Arabia Business and Investment Forum di Hotel Crowne Plaza Jeddah, Sabtu (12/9).

Dalam pertemuan yang dihadiri para pengusaha kedua negara yang tergabung dalam Kamar Dagang Industri, Presiden menjelaskan bahwa pemerintah akan membangun pelabuhan, bandar udara, jalan tol, jalan antar provinsi, bendungan, dan pembangkit listrik 35.000 MW, serta pengembangan transportasi massal di 23 kota besar. “Tentu anggaran belanja negara kita tidak cukup untuk membangun ini semua, karena itu, kita undang investor, terutama dari saudara kami, Arab Saudi,” ucap Presiden.

Di awal sambutannya, Presiden mengatakan bahwa dalam pertemuan dirinya dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, investasi dan perdagangan. “Kesepakatan tadi akan ditindaklanjuti oleh menteri dari Pemerintah Indonesia dan menteri dari Pemerintah Kerajaaan Arab Saudi,” kata Presiden. Kesepakatan ini menunjukkan keseriusan kedua negara untuk meningkatkan perdagangan dan investasi. “Komunikasi akan terus dilakukan untuk mengimplementasikan semua yang telah disepakati,” kata Presiden. Presiden menggarisbawahi bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia yang memiliki jumlah penduduk sebanyak 250 juta jiwa dan memiliki lebih dari 17.000 pulau. “Ini adalah sebuah potensi investasi,” ujar Presiden. (Siaran Pers Tim Komunikasi Presiden)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Amir Jawas Minta Bupati KSB Fasilitasi Pertemuan Bahas Smelter

No More Posts Available.

No more pages to load.