Festival Moyo 2015, Dibuka Saguntung Rame, Ditutup Taruna Dadara

oleh -79 views

Sumbawa Besar, SR (22/09/2015)

Festival Moyo 2015 yang dibuka dengan pagelaran Saguntung Rame dan ditutup dengan Penobatan Taruna Dadara Sumbawa, dinilai Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik, lebih semarak dari tahun-tahun sebelumnya. Selain kuantitas acaranya lebih banyak, ada event-event tertentu yang jumlah pesertanya berlipat-lipat. “Kegiatan tahun ini lebih semarak bila dibandingkan Festival Moyo tahun-tahun sebelumnya, terutama dari jumlah peserta di berbagai event,” kata JM—akrab Bupati disapa saat menutup secara resmi pagelaran Festival Moyo, di Taman Kerato, Kecamatan Unter Iwis, belum lama ini.

Ia mencontohkan Kejurnas Paralayang yang diikuti 14 Propinsi se Indonesia, ditambah keikutsertaan atlet paralayang nasional bahkan yang mantan juara dunia. Demikian dengan Lari Samawa 10K, yang jumlahnya bertambah dari tahun lalu hanya 2000 meningkat signifikan hampir 4000 peserta pada tahun ini.

Festival Moyo ungkap JM, tidak hanya sekedar rekreasi, namun sebagai ikhtiar atau ajang dalam mempromosikan potensi daerah terutama adat dan budaya. Melalui tangan-tangan kreatif dan kerja keras potensi tersebut bisa digarap untuk kesejahteraan masyarakat. Karenanya JM mengajak semua pihak berkolobarasi membangun Sumbawa sehingga di masa mendatang daerah ini lebih baik dari daerah lainnya di Indonesia. “Ini bukan retorika. Misalnya pawai budaya tidak hanya ungkapan adat, tetapi pakaian seperti songket menyimpan potensi. Songket Sumbawa ternyata jauh lebih diminati, sehingga diharapkan kedepan bisa diprosuksi secara massal dan ini menjadi tugas pemerintah yang akan datang,” harap JM seraya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang terlibat dan berbagai pihak yang memberikan konstribusi bagi suksesnya event nasional ini. (Jen/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Apkasi Otonomexpo 2017, Ajang Menarik Minat Investor ke Sumbawa

No More Posts Available.

No more pages to load.