Karsiman Mohon Pamit, Muhammad Minta Diterima

oleh -38 views

Sumbawa Besar, SR (20/09/2015)

Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Karsiman SIK MM mohon pamit dari Kabupaten Sumbawa setelah dua tahun tujuh bulan menjabat sebagai Kapolres setempat. Karsiman—demikian sapaan akrabnya, akan melanjutkan tugas kedinasannya sebagai Kapolres Lombok Timur. Untuk penggantinya, Kapolri menunjuk AKBP Muhammad SIK—mantan Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda NTB. Sebagai orang baru, perwira kelahiran 1975 ini, meminta pemerintah dan masyarakat Sumbawa menerimanya menjadi Tau Samawa. Permohonan dan permintaan dua perwira dengan dua melati di pundak tersebut disampaikan pada acara pisah kenal yang digelar di Mapolres Sumbawa, Sabtu (19/9) malam. Sebelumnya keduanya telah melakukan serah terima jabatan di Mapolda NTB, Jumat (18/9) lalu.

AKBP Karsiman dan istri mohon pamit
AKBP Karsiman dan istri mohon pamit

Dalam kata pamitnya, AKBP Karsiman menyampaikan terima kasih kepada semua pihak selama dia bertugas di Sumbawa. Saat pertama bertugas, Sumbawa dalam keadaan kurang nyaman. Namun berkat koordinasi dengan semua stakeholder, akhirnya rasa nyaman terasa dan rasa aman tercipta. Menurutnya kebersamaan itu sangat penting, karena mampu menghambat segala provokasi dan provokator untuk melakukan aksinya. Sehingga selama menjalankan tugas sebagai Kapolres, tidak ada lagi kekerasan di Tana Samawa. “Ini berkat dukungan semua perangkat pemerintah daerah, rekan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, pers dan seluruh masyarakat yang menjadikan keamanan dan kondusifitas daerah menjadi harga mati,” ucap Karsiman.

AKBP Muhammad SIK dan istri kini jadi Tau Samawa
AKBP Muhammad SIK dan istri kini jadi Tau Samawa

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Sumbawa yang baru, AKBP Muhammad, SIK meminta dapat diterima sebagai warga baru di Kabupaten Sumbawa. Apa saja yang menjadi program Kapolres lama akan diteruskan dengan baik. Apalagi saat ini akan digelar agenda yaitu Pilkada yang tentunya harus aman dan sukses dalam pelaksanaannya. “Amanah ini tidak akan bisa tercapai tanpa adanya dukungan dari Pemda Sumbawa, Forkopimda, seluruh lapisan masyarakat dan anggotanya. Karena itu kami mohon dukungannya,” pintanya.

Baca Juga  196 Napi Dapat Remisi, Dua Orang Bakal Bebas

Sementara itu Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik menyatakan sebenarnya sangat menyesalkan AKBP Karsiman pindah tugas mengingat saat ini Sumbawa akan melaksanakan Pilkada. Upaya telah dilakukannya secara secara diam-diam agar Kapolres, Kajari, Dandim dan Ketua PN pindah tugas dengan cara menemui Kapolda, Kajati, Ketua Pengadilan Tinggi, dan Danrem NTB. ‘’Tapi itulah tugas. Kapolres Karsiman dan Ketua Pengadilan Negeri pindah tugas. Apa-apa itu memang pasti ada batasnya,” ujar JM—sapaan Bupati Sumbawa.

JM berharap kerja keras dan pengabdian AKBP karsiman di Sumbawa dapat bernilai ibadah dan menjadi referensi maupun pengalaman di tempat tugasnya yang baru. “Sebagai pimpinan daerah, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaannya dalam menjaga daerah, sehingga Sumbawa menjadi daerah yang kondusif dan aman,” ucapnya.

Kebersamaan Kapolres dan para Pimpinan Daerah
Kebersamaan Kapolres dan para Pimpinan Daerah

Selama ini ia selaku Bupati kerap bertemu tidak hanya formal namun lebih banyak secara informal dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) guna mencari solusi terhadap persoalan yang terjadi di daerah ini. “Saya rasa ini menjadi kunci dan referensi awal bagi Kapolres Sumbawa yang baru, AKBP Muhammad,” imbuhnya, seraya menginformasikan bahwa masyarakat Sumbawa cenderung egaliter. Tidak ada perbedaan antara masyarakat asli ataupun pendatang. Karenanya Bupati menyampaikan selamat datang kepada AKBP Muhammad untuk melaksanakan tugasnya sekaligus menjadi bagian dari masyarakat Sumbawa. (Jen/SR)

bankntb DPRD DPRD