Usir Pendemo, Sekda Dituding Pemimpin yang Menyalahi Etika  

oleh -1 views

Sumbawa Besar, SR (10/09/2015)

Hasrun Altebas—salah seorang orator aksi masyarakat Batu Lanteh menyesalkan sikap Sekda Sumbawa, Drs H Rasyidi yang mengusir mereka saat hendak melakukan negosiasi setelah difasilitasi pihak kepolisian. Pengusiran itu dilakukan saat mereka yang didampingi Kasat Intelkam Polres Sumbawa AKP Hatta SIP dan Kabag Ops AKP Syafruddin masuk ke ruang kerja Sekda. “Kami sebagai rakyat kecil adalah anak-anak mereka yang sengsara dan menuntut hak kepada seorang ayah, pemimpin yang duduk nikmat di kursi kekuasaan. Tapi dengan tangan kirinya kami diminta keluar dari ruangannya,” sesal Hasrun kepada sejumlah wartawan.

Sebelumnya diakui Hasrun, ketika mereka masuk ruangan, menemui Sekda sedang makan. “Secara spontan saya berkata, Sekda masih bisa makan enak, kami di luar sana sengsara,” kata Hasrun mengulang kalimatnya yang membuat Sekda murka.

Hasrun Altebas (Baju biru) diusir Sekda H Rasyidi
Hasrun Altebas (Baju biru) diusir Sekda H Rasyidi

Menurutnya, mereka datang ke kantor Bupati sebagai rakyat yang sudah lama dibiarkan menderita, dimarjinalkan dan didiskriminasikan selama 70 tahun Indonesia merdeka. Apalagi mereka datang menemui Sekda karena diarahkan Kasat Intel selaku tim fasilitator dalam upaya untuk meredam suasana yang sudah mulai panas. Massa sudah emosi karena kehadiran mereka tak kunjung ditemui Bupati, Wakil Bupati ataupun Sekda selaku pejabat dapat mengambil kebijakan.

Disinggung mengenai langkah selanjutnya, Hasrun yang didampingi Ubaidillah menegaskan bahwa rakyat Batu Lanteh sudah jenuh dengan janji manis pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur jalan dan menyelesaikan segala permasalahan yang mendera warganya. Karena itu mereka akan terus melawan sampai ada titik temu yang jelas. “Kami sebenarnya tidak mempersoalkan siapa yang menemui kami apakah Kadis PU  atau Kepala Bapeda asalkan mereka bisa memberikan jaminan dan mengambil kebijakan tuntutan yang kami sampaikan. Intinya kami sudah lama dijanjikan tapi tak kunjung direalisasikan,” pungkasnya. (Jen/SR)

 

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Pemda KSB Tegaskan Blok Batu Nampar Tanah Negara