Pemda Sumbawa Masih Hadapi 5 Gugatan Perdata

oleh -19 views

Sumbawa Besar, SR (09/09/2015)

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa masih menghadapi sedikitnya 5 gugatan perdata dan tata usaha negara (PTUN). Gugatan ini terkait dengan kasus yang sudah lama berproses baik di tingkat pengadilan, PTUN, Pengadilan Tinggi hingga Mahkamah Agung (MA). Kelima gugatan ini adalah kasus gugatan Abdul Haji salah seorang kontraktor yang keberatan dengan putusan ULP atas proses tender proyek. Kemudian pendirian Tower BTN Olat Rarang, lahan SDN 5 Utan, Pasar Utan, serta lahan SMPN 5 Sumbawa dan SMAN 4 Sumbawa. “Semua gugatan ini masih berproses,” kata Kabag Hukum Setda Sumbawa, I Ketut Sumadiarta SH yang dicegat SAMAWAREA usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Sumbawa, Rabu (9/9).

Dijelaskan Ketut—sapaan akrab pejabat ramah ini, untuk gugatan ke ULP, masih dalam proses mediasi. Dari informasi yang diperoleh dari Kuasa Hukum Pemda, H Burhan SH MH, penggugat akan mencabut gugatannya. Mengenai adanya KTP ganda yang dikantongi pemenang tender dan menjadi salah satu item yang dipermasalahkan penggugat, menurut Ketut, itu berada di ranah berbeda dan tidak ada kaitannya dengan proses tender. Sebab semua penawaran yang masuk untuk proses pelelangan sudah melalui verifikasi sehingga layak dinyatakan sebagai pemenang.

Kemudian kasus gugatan Tower di BTN Olat Rarang sampai sekarang masih dalam proses banding di Pengadilan Tinggi Surabaya. Pada proses tingkat I di PTUN Mataram, dimenangkan oleh KPPT Sumbawa selaku tergugat. Mengingat penggugat mengajukan banding, maka kelanjutan pembangunan tower itu untuk sementara ditangguhkan.

Baca Juga  Polres Mataram Ringkus Begal Motor

Pengadilan gugat pemda 1Selanjutnya kasus sengketa lahan SDN 5 Utan di Kecamatan Utan, masih dalam proses Kasasi di Mahkamah Agung (MA). Untuk peradilan tingkat I (pengadilan) dan II  (pengadilan tinggi) dimenangkan Pemda Sumbawa. Atas putusan ini penggugat yang mengaku ahli waris lahan di SDN Utan mengajukan Kasasi. Masih di Kecamatan yang sama, Pemda juga menghadapi gugatan lahan Pasar Utan. Gugatan itu dilayangkan warga yang mengklaim dua are lahannya masuk di dalam lahan Pasar Utan. Warga itu menilai penerbitan sertifikat atas nama Pemda cacat hukum. Proses persidangannya sudah dilaksanakan hingga di tingkat banding dan masih dimenangkan Pemda Sumbawa. “Sekarang kami masih menunggu putusan Kasasi,” ucapnya.

Selain SDN 5 Utan ada dua sekolah lainnya yang digugat warga. Adalah SMPN 5 Sumbawa dan SMAN 4 Sumbawa. Kedua sekolah ini berada di lahan yang sama dengan sertifikat yang sama. Untuk SMPN 5 sudah sampai tingkat Kasasi dan dimenangkan Pemda Sumbawa. Penggugat mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Sedangkan SMAN 4 Olahraga dimenangkan penggugat, tapi gugatannya tidak terkait dengan sertifikat yang dikantongi Pemda Sumbawa atas lahan sekolah tersebut. Tapi, gugatan itu menyangkut jawaban Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbawa terhadap permohonan sertifikat yang diajukan penggugat. Karena belum ada jawaban BPN, MA memenangkan Kasasi yang diajukan penggugat. (Jen/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.