Mahasiswa Baru UTS Datang dari Seluruh Nusantara

oleh -17 views

UTS Kini Replikanya Indonesia

Sumbawa Besar, SR (29/08/2015)

Mimpi besar Dr Zulkieflimansyah SE M.Sc untuk menjadikan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) replikanya Indonesia, mulai terwujud. Sebab dari sekitar 700 orang mahasiswa baru UTS Tahun Akademik 2015/2016 ini, 141 orang di antaranya berasal dari berbagai kota di tanah air. Mulai dari Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, Lampung, Sulawesi, Kepulauan Riau, Banjarmasin, Ternate, Jakarta, Sukabumi, Kuningan, Cirebon, Ciamis, Pandeglang, Ponorogo, Bogor, Bandung, Depok, Bekasi, Tangerang, Banten, Malang, Madiun, Magetan, Lombok, hingga Flores NTT. Mereka kini siap membaur dengan mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Sumbawa. Yang luar biasanya lagi sebagian besar dari mereka adalah hafidz dan hafidza (penghafal Al-Qur’an). Para mahasiswa baru yang tersebar di 6 fakultas dan diterima melalui jalur reguler, prestasi dan bina lingkungan ini, Sabtu (29/8), hadir pertamakali di UTS untuk mengikuti kuliah umum dari Soedomo Mergonoto—salah seorang pengusaha nasional. Pemilik Kopi Kapal Api (PT Santos Jaya Abadi) ini memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk menjadi manusia mandiri sekaligus pengalamannya menjadi seorang pengusaha sukses. Hadir mendampingi pengusaha yang juga penyantun UTS, di antaranya Rektor UTS Dr Arief Budi Witarto, Pendiri sekaligus Ketua Dewan Penasehat UTS Dr H Zulkieflimansyah SE M.Sc, Ketua Yayasan Dea Mas, Hj Niken Saptarini M.Sc dan segenap civitas akademika setempat.

Baca Juga  Investor Polandia Jajaki Kerjasama Dengan NTB
Mahasiswa Baru UTS dari  seluruh Nusantara
Mahasiswa Baru UTS dari seluruh Nusantara

Dalam kesempatan itu, Doktor Zul—sapaan akrab Pendiri UTS, mengatakan, UTS bukan hanya tempat kuliahnya orang-orang Sumbawa. Ia ingin menjadikan replikanya Indonesia, bagaimana putra-putri dari seluruh nusantara kuliah di UTS. Banyak perguruan tinggi terkemuka di Indonesia cepat maju dan berkembang seperti UI, UGM dan IPB. Ini karena semua mahasiswa dari seluruh nusantara seperti Aceh, Medan, Lampung, Sumatera, Bali, NTB, NTT dan Papua kuliah di sana. “Kami memiliki mimpi yang sama dalam 2-3 tahun ke depan, replika Indonesia ada di sini. Jadi Indonesia menjadi nyata kalau keragaman merajut menjadi satu yang kita mulai dari kampus ini,” tandasnya.

Doktor Zul bersama mahasiswa baru lulusan terbaik di Bekasi  dan penghafal Al-Qur'an 30 Juz
Doktor Zul bersama mahasiswa baru lulusan terbaik di Bekasi dan penghafal Al-Qur’an 30 Juz

Doktor Zul mencontohkan dirinya yang kuliah di Jakarta lalu bertemu jodoh dan menetap di sana. Ia ingin membalik keadaan itu, bagaimana orang Jakarta dan kota-kota besar lainnya di tanah air kuliah dan menetapkan bahkan bertemu jodoh dengan orang Sumbawa. “Mahasiswa baru yang ke sini bukan sisa-sisa. Ada yang sudah diterima di ITB justru lebih memilih UTS. Ada juga lulusan terbaik, serta beberapa di antaranya penghafal 30 juz Al-Qur’an,” bebernya.

Dengan kehadiran mahasiswa luar daerah tersebut diharapkan membawa satu hal yang baru dan mampu mentransformasikan Sumbawa maju menjadi kenyataan. “Semoga UTS bisa jaya bukan hanya di hati kita, tapi juga Sumbawa, NTB, dan Indonesia, bahkan dunia,” tandasnya. (Jen/SR)

bankntb DPRD DPRD