Ratusan TNI Diterjunkan Amankan Pilkada Sumbawa dan KSB

oleh -3 views

Sumbawa Besar, SR (28/08/2015)

Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) adalah dua di antara 7 kabupaten/ kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serempak. Tentu semua berharap pesta demokrasi untuk melahirkan pemimpin lima tahun ke depan, berjalan aman dan damai. Karenanya menajdi tanggung semua pihak untuk mewujudkannya. Komitmen inilah yang mendorong TNI ikut terlibat dalam pengamanan.

Jumat (28/8) pagi, sebanyak 200 personil anggota TNI Kodim 1607 Sumbawa mengikuti apel gelar pasukan. Apel yang dipusatkan di Makodim 1607 Sumbawa ini untuk memastikan kesiapan personil dalam untuk pengamanan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dan KSB. Personil ini terdiri dari Babinsa hingga pasukan anti huru hara (PHH). Dalam apel tersebut, Dandim 1607 Sumbawa, Letkol (Inf) Agus Supriyanto mengecek kesiapan personil. Bahkan Dandim sempat menendang tameng pasukan anti huru hara untuk memastikan kekuatan pertahanan diasumsikan saat terjadi saling dorong dengan massa aksi.

Ditemui SAMAWAREA, Dandim 1607 Sumbawa, Agus Supriyanto menyebutkan personel TNI dari Kodim yang diterjunkan mengamankan Pilkada ada 200 orang, yakni 100 di Sumbawa dan 100 personel di KSB. Selain anggota Kodim, pengamanan juga dibantu anggota Kompi B 742 dan Kompi Bantuan Lombok Timur. Selain itu, personel Babinsa juga akan berkecimpung langsung baik dalam kampanye ataupun pemilihan, yang juga bertanggungjawab pada TPS di wilayah binaannya. Pihaknya juga sudah menyiapkan pasukan anti huru hara untuk mengantisipasi jika terjadi aksi anarkis dari massa aksi. “Tapi personil TNI akan diturunkan setelah ada permintaan bantuan oleh pihak Kepolisian,” ujarnya.

Baca Juga  Curi Motor di Sumbawa, Warga Mataram Ditangkap di Kayangan

Terkait pelaksanaan Pilkada, Dandim menghimbau semua pihak dapat menjaga kondusifitas wilayah. Apapun hasilnya nanti itu adalah yang terbaik bagi Sumbawa dan KSB. “Jangan ada provokasi antara pasangan calon karena dikhawatirkan ada muncul gesekan. “Laksanakan Pilkada sesuai aturan main yang ditetapkan KPU,”  demikian Dandim. (Jen/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.