Sepat Samawa dan ‘Tojeng’ Siap Pecahkan Rekor MURI

oleh -21 views

Sumbawa Besar, SR (26/08/2015)

Sepat Samawa bakal menjadi hidangan nasional. Kepopuleran makanan khas Sumbawa ini bakal tersebar di seantero Nusantara. Pasalnya Sepat Samawa siap memecahkan rekor MURI. Tak hanya Sepat Samawa, tapi juga Tojeng—ayunan raksasa di Alas Barat juga akan memecahkan rekor MURI. Kedua keunikan tersebut menarik perhatian Yayasan Institut Prestasi Nusantara untuk diberikan penghargaan MURI. Penghargaan ini nantinya akan diserahkan pada kegiatan “Expo Gerbang Barat” yang dipusatkan di Lapangan Karang Padak, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, 26 September—2 Oktober 2015 mendatang. Ini apabila mampu memecahkan rekor Sajian Sepat Terbanyak dan rekor Ayunan Tradisional Tertinggi.

Camat Alas Barat, Drs Iwan Sofyan
Camat Alas Barat, Drs Iwan Sofyan

Camat Alas Barat sekaligus Ketua Organizing Committee, Drs Iwan Sofian mengatakan, upaya untuk memecahkan rekor MURI sudah direspon Yayasan Institut Prestasi Nusantara. Mereka sangat tertarik dengan beragamnya bahan-bahan untuk membuat Sepat Samawa yang dinilai sangat unik. Terlebih lagi rasanya yang membuat orang ketagihan. Sepat Samawa ini sengaja dijadikan obyek dalam meraih penghargaan MURI melalui hindangan Sepat terbanyak. Pihaknya ingin menguatkan imej tentang Sepat yang nantinya memiliki nilai jual dan bisa go internasional. “Sudah ada dukungan pengusaha untuk membuat Gerai Sepat di Ibukota Jakarta,” kata Iwan.

Kemudian Tojeng sebuah ayunan raksasa yang dimiliki Alas Barat. Ayunan tradisional ini juga bakal memecahkan rekor MURI. Sebab dalam catatan MURI, ayunan tertinggi ada di Makassar yaitu mencapai 12 meter. “Kita akan pecahkan rekor dengan ketinggian ayunan mencapai 15 meter,” ucap Iwan Sofian.

Baca Juga  Penyerapan Anggaran Menunjukkan Trend Positif

Iwan mengaku sudah menyampaikan hal ini kepada Bupati Sumbawa dan mendapat respon dan dukungan yang sangat positif. Terlebih lagi rekor MURI ini yang menjadi item dalam event Expo Gerbang Barat, merupakan bagian dari Festival Moyo. Untuk mendukung hidangan sepat terbanyak dalam meraih penghargaan MURI, Bupati telah meminta Dinas Kelautan dan Perikanan menyediakan bahan berupa ikan. “Semoga upaya yang kami lakukan mendapat dukungan semua pihak dan sukses memecahkan rekor MURI,” pungkas Iwan. (Jen/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.