Polisi Gelar Pasukan, Pengamanan Pilkada Dimulai

oleh -9 views

Sumbawa Besar, SR (26/08/2015)

Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2015 di Kabupaten Sumbawa sudah mulai dilaksanakan. Hal tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Gatarin yang digelar Polres Sumbawa dan dipusatkan Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (26/8).  Apel Gelar Pasukan ini diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah Polda NTB untuk mengecek kesiapan akhir Pengamanan Pilkada terkait kekuatan personel, kelengkapan peralatan, sarana prasarana dan kesiapan institusi lain yang terlibat sebelum melaksanakan tugas di lapangan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik yang didaulat selaku inspektur upacara, Wakil Bupati Drs H Arasy Muhkan, Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM, Ketua DPRD Lalu Budi Suryata SP dan anggota Forkopimda lainnya, Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag, Ketua Panwas, Mahyuddin Soud S.Pd, Ketua FKUB Drs H Umar Hasan, dan para pengurus Parpol serta tim sukses pasangan calon.

Operasi Mantap Praja 2Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik saat membacakan amanat Kapolda NTB, mengatakan apel gelar pasukan tersebut merupakan representasi dari kesiapan atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan seluruh rakyat Indonesia untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran, demi suksesnya penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2015 di wilayah hukum Polda NTB. Pilkada serentak tahun 2015 yang sebentar lagi akan memasuki tahap kampanye merupakan salah satu agenda penting dari perjalanan demokrasi di Indonesia, sebagai proses dari sistem politik demokrasi yang harus disikapi dengan penuh kedewasaan dan kematangan berpikir serta bertindak, dalam menghadapi setiap tahapan proses yang berjalan. Dengan sikap tersebut demokrasi sebagai sebuah sistem politik akan dapat berjalan efektif dalam pengelolaan kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Untuk mencapai hal ini diperlukan kesadaran dari seluruh elemen masyarakat, guna senantiasa menampilkan sikap dan prilaku yang santun dalam berdemokrasi, sesuai dengan sifat dan santun politik yang patut dan wajar. Ini agar tidak menimbulkan aksi dalam kehidupan politik yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan lainnya, sehingga menimbulkan potensi kerawanan kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Pilih Ketua Baru, DPD REI NTB Segera Gelar Musda

Operasi Mantap Praja 1Potensi kerawanan yang timbul sebagai sebuah fenomena dalam masyarakat merupakan faktor korelatif kriminogen yang harus dikelola dengan baik, agar tidak berkembang menjadi kerawanan Kamtibmas yang dapat mengganggu pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2015 pada 7 Kabupaten/Kota Provinsi NTB. Karenanya Polda NTB beserta 8 Polres yakni Polres Mataram, Polres Lobar, Polres Loteng, Polres Sumbawa, Polres KSB, Polres Dompu, Polres Bima dan Polres Bima Kota menggelar Operasi Mantap Praja Gatarin 2015. Tujuannya mengawal dan mengamankan jalannya Pilkada mulai dari tahap perencanaan sampai purna Pilkada, guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif. Di samping itu, Polda NTB juga telah menggelar berbagai bentuk operasi penciptaan kondisi di antaranya Operasi Jaran Gatarin, Simpatik Gatarin, Pekat Gatarin, Patuh Gatarin, dan Ketuapat Gatarin, serta telah melakukan latihan pra operasi Pilkada, 19 Agustus 2015 lalu.

Operasi Mantap PrajaPihaknya menyadari bahwa Pilkada serentak yang dilaksanakan pada 7 kabupaten/kota Provinsi NTB memiliki potensi kerawanan yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak sehingga situasi dan kondisi yang saat ini telah relatif kondusif diharapkan dapat terus dipelihara dan dipertahankan. Ia menghimbau masyarakat dan semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan Pilkada untuk turut berpartisipasi aktif dalam upaya mewujudkan dan memelihara kondusifitas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Pilkada. (Jen/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.