Setelah Dapat Nomor, Pasangan Calon Dapat Pengawal

oleh -2 views

Sumbawa Besar, SR (25/08/2015)

Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumbawa kini telah memiliki nomor urut yang akan dijadikan symbol atau tanda untuk melakukan kampanye maupun surat suara yang akan dicoblos selain foto calon pada Pilkada 9 Desember 2015 mendatang. Saat-Jaya mendapat nomor urut 2, HM Husni Jibril B.Sc—Drs H Mahmud Abdullah (Husni—Mo) urut 3, dan Jack Morsa H Abdullah S.Adm—H Irwan Rahadi ST (JIWA) mendapat nomor urut 1. Kini ketiga pasangan tersebut siap bertarung untuk meraih simpatik rakyat dalam merebut posisi EA 1 untuk periode 2016-2021. Tentu keberadaan tiga pasangan yang telah menjadi ‘aset demokrasi’ di Tana Samawa harus mendapat jaminan keamanan, kenyamanan dan keselamatan. Karenanya KPU telah meminta bantuan aparat kepolisian untuk bertanggung jawab atas jaminan tersebut. Usai melakukan pengundian penarikan nomor urut, Kabag Ops, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Syafruddin mewakili Kapolres Sumbawa, menugaskan enam anggota Brimob Subden A Den 2 Sumbawa untuk mengawal dan mengamankan para pasangan calon. Satu anggota akan mengawal satu orang calon.

Kabag Ops Polres Sumbawa, AKP Syafruddin
Kabag Ops Polres Sumbawa, AKP Syafruddin

AKP Syafruddin yang ditemui SAMAWAREA usai penarikan nomor undian pasangan calon di Gedung Wanita, Selasa (25/8) mengatakan, penugasan anggota yang tergabung dalam Tim Pengamanan VIP itu untuk melaksanakan tugas pengamanan dan pengawalan (menjadi ajudan pribadi) masing-masing calon. Pengamanan dan pengawalan pasangan calon berjangka waktu cukup panjang mulai dari masa kampanye sampai penetapan terakhir. Bagi pasangan yang memang Pilkada akan dikawal dan diamankan sampai pelantikan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa.

Baca Juga  Polres Sumbawa Tes Kejiwaan Para Perwira

Mengenai strategi pengamanan, ungkap AKP Syafruddin, dilaksanakan sesuai prosedur pengamanan VIP. Hal ini sudah disimulasikan bagaimana melakukan pengamanan dan pengawalan terhadap Cabup dan Cawabup selama berlangsungnya tahapan Pilkada. “Bagaimana pengamanan dan pengawalan itu memberikan keselamatan kepada pasangan calon, tidak ada hambatan dalam melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan keberadaannya sebagai calon, dan memberikan pengamanan tanpa diskriminasi, professional dan sesuai dengan tugas pokok kepolisian,” demikian Syafruddin. (Jen/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.