Empang-Tarano Milik Saat-Jaya

oleh -53 views

Ribuan Simpatisan Hadiri Pengukuhan Timses Saat-Jaya di Empang

Sumbawa Besar, SR (23/08/2015)

Simpatisan dan pendukung pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, H Asaat Abdullah ST—Chandra Wijaya Rayes ST yang datang dari segala penjuru Kecamatan Empang dan Tarano semakin tak terbendung. Massa tersebut terkonsentrasi di Lapangan Bola Kecamatan Empang untuk menghadiri silaturrahim dan pengukuhan tim pemenangan “Saatnya Sumbawa Jaya” Kecamatan. Menariknya lagi, tim relawan MUJUR dari 24 kecamatan pun hadir dan di hadapan ribuan pasang mata menyampaikan pernyataan sikap bergabung dan siap memenangkan pasangan perpaduan dua generasi ini. Seluruh tim kabupaten juga hadir. Mereka adalah para ketua partai pengusung dari Hanura, PPP, Nasdem dan PKPI. Adalah Drs H Jamaluddin Malik ketua DPC Hanura sekaligus koordinator tim, Kamaluddin ST M.Si ketua DPD PPP Kabupaten Sumbawa selaku Ketua Tim Pemenangan, H Ilham Mustami S.Ag, M Yamin SE M.Si, H Mustami H Hamzah B.Sc SH, Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si, Suharto SH M.Si, H Sadaruddin S.Sos, dan sejumlah anggota DPRD dari empat partai tersebut. Di antaranya M Nur S.Pd.I, H A Rakhman HMS S.Pd, dan Rusli Manawari. Sekitar 3.000 kursi yang disediakan panitia tak mampu menampung jumlah simpatisan yang datang. Sebagian dari mereka terpaksa harus berdiri dan menempati emperan setiap rumah-rumah warga setempat, yang dengan antusiasnya mendengar visi-misi pasangan Saat-Jaya yang dinilai lebih unggul dari dua pasangan lainnya. Sejumlah warga sempat membandingkan jumlah massa Saat-Jaya empat kali lipat dari pasangan Husni-Mo, dan beberapa kali lipat dari pasangan JIWA yang juga pernah menggelar silaturahim di wilayah Empang. Artinya, masyarakat Empang telah bersatu padu untuk siap mengantarkan pasangan Saat-Jaya menjadi Bupati dan Wakil Bupati melanjutkan kepemimpinan putra terbaik mereka, Drs H Jamaluddin Malik.

Saat Jaya Empang 1Calon Bupati Sumbawa, H Asaat Abdullah ST dalam pidatonya, mengemukakan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritasnya. Sebab saat ini masalah infrastruktur menjadi agenda penting untuk dibenahi pemerintah daerah, karena merupakan penentu utama keberlangsungan kegiatan pembangunan dan sebagai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas hidup, peningkatan mobilitas barang dan jasa, serta dapat mengurangi biaya investor dalam dan luar negeri.

Sebagai orang yang telah berurat berakar di bidang ke-PU-an, Haji Saat—sapaan karib figur kharismatik ini, tentu sangat paham dengan persoalan ini. Dari 165 desa yang ada di Kabupaten Sumbawa, 98 desa yang dikunjunginya termasuk desa di Kecamatan Empang, mengeluhkan tentang dua hal yakni persoalan jalan dan air. Permasalahan ini menurut sangat pas dengan bidang yang selama 37 tahun karier birokrasinya. Untuk di Kecamatan Empang sendiri dari 68 kilometer jalan kabupaten, 60 persen sudah tertangani dalam kondisi mantap. Sisanya seperti jalan Ongko—Mata termasuk satu jembatan yang rusak, kemudian jalan Tero sepanjang 13,2 kilometer dan satu jembatan yang roboh telah masuk dalam perencanaan untuk diperbaiki pada Tahun 2016. Jalan dari Sumbawa hingga perbatasan Dompu dalam kondisi mulus bak jalan tol. Ini berkat jerih payah pemerintah daerah dalam mendapatkan program EINRIP bantuan Australia di tengah terbatasnya anggaran APBD. Bayangkan, harga jalan tersebut per kilometer mencapai Rp 11 miliar. Sungguh di luar kemampuan APBD. Dengan strategi dan lobi yang dilakukannya sebagai Kadis PU bersama Bupati, mega proyek ini berhasil diraih. Hal yang sama juga dilakukan untuk wilayah Sumbawa bagian utara yang merupakan lahan kering. Namun dengan networking (jaringan) yang dimiliki, program Samota direalisasikan pemerintah pusat dengan menggelontorkan dana ratusan miliar bagi pembangunan jalan sepanjang 24 kilometer dari Jalan Garuda Sumbawa Besar tembus Bage Tango untuk sementara, dan selanjutnya tembus Desa Pemasar, Kecamatan Maronge. Wilayah lingkar utara yang kering kerontang ini lambat laun telah disulap menjadi lahan manis dan bergairah. Jalan di kecamatan lain juga menjadi perhatian untuk dibenahi secara berkesinambungan di antaranya Kecamatan Lunyuk. Demikian jalan di wilayah di Kota Sumbawa yang menjadi symbol kemajuan daerah. Kota menjadi indah setelah dibuat jalan Buolevard pada Tahun 2010 yang sebelumnya banyak orang pesimis. Kini hasilnya telah dinikmati dan masyarakat Sumbawa menjadi bangga atas kemajuan kotanya.

Baca Juga  Pengerjaan Terbilang Cepat, Bangunan Arpusda Surplus 18 Persen

Karena itu mantan Kadis PU ini mengakui dan memuji keberhasilan pemerintahan Drs H Jamaluddin Malik—Drs H Arasy Muhkan dalam satu dasawarsa terakhir ini. Dari kepemimpinan keduanya, Sumbawa telah banyak mengalami perubahan dalam berbagai aspek terutama pembangunan infrastruktur. Banyak keberhasilan diraih dan prestasi yang telah terukir. Beberapa contoh adalah menjadi tiga terbaik nasional di bidang tata ruang, meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tiga tahun sebagai bentuk apresiasi BPK terhadap pengelolaan keuangan secara baik dan benar, serta menempati rangking 16 nasional sebagai kabupaten dengan tata kelola pemerintahan yang baik pada Tahun 2015 ini setelah berada di posisi 385 pada Tahun 2010 lalu.

Saat Jaya Empang 2Karenanya Haji Saat dan rakyat Sumbawa sangat tidak sepakat jika ada pihak-pihak lain yang menuding pemerintahan JM—Arasy tidak ada apa-apanya. Menurutnya tudingan itu bohong besar. Keberhasilan yang dicapai pemerintahan saat ini akan terpatri dalam diri Saat—Jaya yang siap mengikuti rekam jejak dan melanjutkan kepemimpinan JM-Arasy. “Pemerintahan JM-Arasy sudah membangun pondasi yang sangat bagus, ketika kita tidak melanjutkannya maka akan kembali ke titik 0. Jika diberikan amanah, kami akan berkomitmen untuk melanjutkan dan meningkatkan yang sudah ada,” tandasnya seraya menyatakan siap menjadi otak, hati, jantung, dan tulang punggung masyarakat.

Pengukuhan Tim pemenangan kecamatan Saat-Jaya
Pengukuhan Tim pemenangan kecamatan Saat-Jaya

Sementara Calon Wakil Bupati, Chandra Wijaya Rayes ST mengaku ketika diminta mendampingi H Asaat Abdullah sebagai calon wakil bupati, telah berkomitmen untuk sepenuh hati, raga dan pikiran membantu mewujudkan apa yang menjadi harapan calon bupati. Ketika nanti mereka terpilih, sebagai seorang wakil bertugas melakukan koordinasi di seluruh unit kerja lingkup pemerintahan agar berlangsung efektif dengan tugas yang efisien. Mengawasi seluruh program kerja agar berjalan sesuai ketentuan, sehingga hasilnya tidak hanya baik tapi juga harus benar.

Baca Juga  Nelayan Penerima Bantuan Bariri Terancam Diganti, Jika....

Dalam kesempatan itu Jaya—sapaan akrabnya, menyatakan rasa bangganya atas membludak dan semangatnya warga Kecamatan Empang—Tarano menghadiri silaturrahim dengan pasangan Saat-Jaya. Ia meyakini bahwa Empang adalah penentu bagi keberhasilan dan kemenangan Drs H Jamaluddin Malik menjadi Bupati Sumbawa selama dua periode. Karenanya kehadiran para simpatisan dan pendukung minimal sama dengan prestasi dan raihan suara yang ditorehkan Drs H Jamaluddin Malik yang merupakan putra terbaik Empang dan Sumbawa.

Di bagian lain Jaya mengajak seluruh pendukung dan simpatisan Saat-Jaya untuk meraih suara secara santun dengan tidak menjelek-jelekan pasangan lain. Karena tidak ada waktu bagi simpatisan Saat-Jaya untuk mencari kelemahan orang lain melainkan akan dihabiskan untuk bersilaturahim. “Kami meyakini kunci kemenangan adalah silaturahim,” tandasnya.

Suharto SH M.Si, Orator Ulung
Suharto SH M.Si, Orator Ulung

Orang Empang Kuat Pegang Komitmen

Di tempat yang sama, Tim Pemenangan Saat-Jaya, Suharto SH M.Si menilai orang Empang sangat kuat memegang komitmen, membela harga diri dan mampu menjaga diri. Ketika mengatakan satu maka tidak akan berubah menjadi dua. Dan ketika mendukung Saat-Jaya tidak mungkin beralih ke lain hati mendukung pasangan lain. Komitmen inilah yang telah membuktikan dan melahirkan mutiara dari timur, Drs H Jamaluddin Malik menjadi Bupati Sumbawa selama dua periode. “Beliau (JM) bukan hanya menjadi putra terbaik Empang tapi kini menjadi putra terbaik untuk seluruh masyarakat Sumbawa, ini berkat komitmen masyarakat Empang dan Tarano,” kata Bung Harto, sapaan populernya saat berorasi dalam kegiatan silaturrahim dan pengukuhan tim pemenangan “Saatnya Sumbawa Jaya”, Sabtu (22/8) malam.

Sebaliknya JM panggilan Bupati menurut Harto, telah berhasil meletakkan pondasi pembangunan dan menjadikan daerah ini maju dan berkembang, bahkan menjadi tujuan study bagi kabupaten/kota lainnya di Indonesia untuk belajar bagaimana cara tata kelola pemerintahan yang baik, serta keberhasilan yang diraih dari berbagai sector lainnya.

Karenanya masyarakat Empang-Tarano harus bangga dengan putra terbaiknya. Ketika JM memilih dan mendukung Saat-Jaya melanjutkan kepemimpinannya pada periode  2016—2021, masyarakat Empang dan Tarano harus satu baris dan satu jalur untuk memberikan dukungan yang sama. “Masyarakat Empang harus kembali membuktikan sebagai penentu kemenangan pada Pilkada Sumbawa 2015 ini, tentunya memenangkan pasangan Saatnya Sumbawa-Jaya,” pungkasnya. (Jen/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.