APJATI Siapkan Fisik dan Finansial Menangkan Husni-Mo

oleh -8 views

Sumbawa Besar, SR (20/08/2015)

Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (DPC APJATI) Kabupaten Sumbawa siap bekerja dengan ikhlas dan mengerahkan seluruh kekuatan baik fisik, moral, dan financial untuk memenangkan Pasangan Sahabat H Husni Jibril B.Sc dan Drs H Mahmud Abdullah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa periode 2016—2021. Selain itu DPC APJATI Kabupaten Sumbawa siap untuk berdampingan bersama sahabat Husni-Mo dalam pembangunan Kabupaten Sumbawa menjadi kabupaten hebat dan bermartabat.

Ridha Husain, Ketua DPC APJATI Sumbawa
Ridha Husain, Ketua DPC APJATI Sumbawa

Ikrar ini dicetuskan Ketua DPC APJATI Sumbawa, Ridha Husain didampingi sejumlah pengurus lainnya dalam pernyataan sikap pada acara pengukuhan pengurus organisasi yang dirangkaian dengan Halal Bi Halal di Aula Hotel Sernu, Kamis (20/8). Hadir dalam kesempatan itu pasangan H Husni Jibril B.Sc dan Drs H Mahmud Abdullah, Syamsul Fikri S.Ag M.Si selaku ketua tim pemenangan Husni-Mo, Ridwan Amor (Jubir Husni-Mo), para kepala PJTKI, ratusan keluarga TKI, dan relawan yang berasal dari 19 DPC Nasdem, Alfa Rayes, APJATI, Bada Sahabat, Samawa Hebat, Bravo, Srikandi, Pandawa, TGB Center, NW, Perbakin, Forum Kewaspadaan, Sniper, Relawan Gerak Cepat, Serikat Masyarakat Kota, Komunitas Terminal, Sekoci, Genderang Samawa, Komunitas Seniman Samawa, Pepehani dan Ikatan Keluarga Sasak Samawa. “Jangankan moril dan fisik, kami rela berkorban secara financial untuk berjuang memenangkan pasangan Sahabat ini,” seru Ridha.

APJATI memiliki basis massa yang solid. Masing-masing PJTKI yang berada di bawah naungan APJATI memiliki karyawan dan petugas lapangan (PL). PL inilah yang terjun langsung ke masyarakat dari rumah ke rumah setiap detik, menit, hari dan bulan yang dapat dijadikan ‘agen’ dalam menyebarkan informasi dan program mengenai kedua pasangan ini. Selain itu PJTKI sangat dekat dengan masyarakat terutama kalangan bawah dan ikut andil dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pembukaan dan penyediaan lapangan kerja di luar negeri di tengah keterbatasan lapangan kerja di daerah ini. “Jadi kami sudah bertekad untuk berjuang sangat maksimal mengantarkan Bapak Husni—Mo menjadi bupati dan wakil bupati Sumbawa,” tukasnya.

Baca Juga  Kebijakan Trump Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel Kontraproduktif

Ia menepis anggapan jika APJATI dilarang berpolitik. Menurutnya APJATI adalah organisasi profesi yang di dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) tidak ada larangan untuk berpolitik. “Kami di APJATI tidak akan mengambil sikap politik jika memang dalam AD/ART itu dilarang,” ucapnya. Karena itu dia tidak takut adanya ancaman dari tingkat di atasnya terhadap adanya sikap politik APJATI Sumbawa. Sebab Ia ditunjuk dan diangkat langsung oleh DPP dan dukungan politik terhadap Husni-Mo sudah dilaporkan ke DPP.

Ditanya alasan APJATI mendukung Husni—Mo, Ridha mengatakan sebagai wujud mengakomodir aspirasi anggotanya. Sebelum menentukan sikap, pihaknya menyodorkan tiga pasangan calon Pilkada Sumbawa. Dari 23 anggota yang hadir saat itu, hanya satu yang mendukung pasangan lain, sedangkan 22 di antaranya secara bulat mendukung Husni-Mo. Kesimpulan dukungan ini juga karena APJATI sudah menggali, mempelajari dan menempuh langkah-langkah strategis dalam menentukan figur mulai dari hitungan politik hingga moral. “Hasilnya kami simpulkan bahwa Husni—Mo inilah pasangan yang paling pas untuk memimpin Sumbawa ke depan,” tandasnya.

Apjati Husni MoKonstribusi dan Harapan APJATI

Di bagian lain, Ridha Husain mengkritisi sikap pemerintah daerah atas keberadaan para PJTKI terutama yang tergabung dalam APJATI. Selama ini pemerintah menutup mata terkait peran APJATI dalam pembangunan ekonomi di Kabupaten Sumbawa. Sikap pemerintah seperti ini sama saja membuang uang ratusan miliar. Bayangkan dari pra penempatan TKI, PJTKI di daerah ini telah memberikan konstribusi Rp 20 miliar per bulan, sedangkan saat penempatan Rp 1 Milyar per hari. Jika dikalkulasikan selama 10 tahun masa pemerintahan saat ini, sudah ratusan miliar yang terbuang percuma karena pengurusan semua proses pra hingga penempatan TKI berada di luar daerah. Seperti pemeriksaan medical check-up dilakukan di Jakarta, demikian dengan pelatihan CTKI. Padahal jika pemerintah serius memperhatikan masalah ini, maka tidak ada lagi CTKI yang medical maupun pelatihan di luar daerah yang membuat uang terbuang percuma. Pemda bisa melobi pusat agar semua proses pra penempatan dapat dilakukan di daerah dengan menyiapkan klinik representative dan menfungsikan KLK.

Baca Juga  Dikumpulkan Kapolres, Paslon Duduk Bersama Menuju Pilkada Damai dan Sehat

Apjati Husni Mo 2Permasalahan lainnya, lanjut Ridha, PJTKI dipersulit dalam pengurusan dokumen CTKI mulai dari proses di Disdukcapil, Disnakertrans hingga Imigrasi. Prosesnya rumit dan menghabiskan biaya yang cukup besar. Misalnya pembuatan dokumen kependudukan, CTKI yang berasal dari luar kota harus mengeluarkan biaya transportasi maupun akomodasi yang tidak sedikit. Sebab kewenangan pengurusan dokumen ini tidak dikembalikan ke desa dan kecamatan. Hal yang sama juga di Disnaker dan Imigrasi. Tidak heran jika PJTKI harus mengambil jalan pintas karena rumitnya persoalan ini. Karenanya Ia berharap pasangan Husni—Mo ketika ditakdirkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dapat meretas dua permasalahan ini. “Kami yakin setelah 9 Desember nanti pasangan ini sudah mulai bekerja sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa. Dan saat itu tidak ada lagi kesulitan yang kami hadapi,” imbuhnya.

Siap Wujudkan Aspirasi APJATI

Sementara  Calon Bupati, H Husni Jibril B.Sc menyampaikan apresiasi kepada APJATI Sumbawa yang telah bergabung dalam tim sahabat Husni-Mo. Dia berharap, bergabungnya APJATI ini menjadi awal yang baik untuk meraih kemenangan pada 9 Desember mendatang.

Mengenai permintaan APJATI, Haji Husni, menyatakan akan dijadikan prioritas karena menyangkut kepentingan dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini. “Konstribusi yang diberikan APJATI bagi daerah melalui TKI sangat besar, jika dikalkulasikan bukan hanya ratusan miliar tapi puluhan triliun,” bebernya seraya mengajak para relawan sahabat Husni-Mo untuk bersama berjuang mewujudkan Sumbawa hebat dan bermartabat.

Sebelumnya, Ketua Tim Pemenangan Husni-Mo, Syamsul Fikri, mengatakan, bergabungnya APJATI dalam tim Sahabat diyakini akan menambah amunisi tim Sahabat untuk menjemput kemenangan pada 9 Desember mendatang. “Sahabat adalah yang memberikan dukungan yang iklas dan pengorbanan tanpa pamrih. Itulah yang ditunjukkan APJATI dan para relawan Husni-Mo lainnya,” demikian Fikri—akrab politisi Demokrat ini. (ADVERTORIAL)

bankntb DPRD DPRD