Diduga Cabuli Murid, Seorang Guru Ditangkap Polisi

oleh -6 views
Ilustrasi

Evakuasi Libatkan Satu Pleton Brimob

Sumbawa Besar, SR (14/08/2015)

Malang menimpa Melati—bukan nama sebenarnya. Murid kelas 3 SD di wilayah Kecamatan Empang ini diduga menjadi korban bejat sang guru. Ironisnya lagi, kasus memalukan sekaligus memilukan ini terjadi di ruang kelas saat murid lainnya sudah pulang sekolah, Kamis (13/8) sekitar pukul 12.30 Wita. Informasi yang dihimpun SAMAWAREA, korban diduga dicabuli setelah diiming-imingi menjadi juara kelas. Kasus ini terungkap ketika korban pulang ke rumah sambil menangis dan mengadukan peristiwa kelam yang dialami kepada orang tuanya. Tentu saja, keluarga korban marah besar dan melaporkan kasus itu ke Polsek setempat.

Anggota yang dipimpin Kapolseknya, IPTU I Gusti Made Suardika langsung bergerak mengamankan terlapor seorang guru berinisial DD yang berumur 49 tahun tersebut sekitar pukul 18.00 Wita. Ketika hendak dibawa ke Polres Sumbawa, anggota dihadang sekelompok massa di Simpang Lamenta. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Polres Sumbawa mengirim satu pleton anggota Dalmas yang diback-up satu pleton Brimob. Setelah melalui proses yang alot, akhirnya terlapor berhasil dievakuasi dan hingga berita ini naik cetak, anggota masih dalam perjalanan.

Kapolsek Empang, IPTU I Gusti Made Suardika yang dihubungi tadi malam, mengatakan situasi sudah aman dan terkendali. Memang diakuinya sempat terjadi penghadangan di Simpang Lamenta ketika anggota dalam perjalanan membawa terlapor ke Polres Sumbawa. Namun setelah diberikan pemahanan, massa yang merupakan keluarga terlapor memahaminya. “Kami mengatakan jika evakuasi itu untuk menyelamatkan terlapor dan mengantisipasi adanya aksi massa terutama keluarga korban,” kata Aji—sapaan akrab Kapolsek berkumis tebal ini. Untuk penanganan kasus ini, ungkapnya, korban telah divisum guna memastikan kebenaran dari laporan tersebut. Dan sejauh ini prosesnya masih berlangsung.

Baca Juga  Cetak dan Edarkan Upal, Guru Honorer di Lombok Utara Ditangkap Polisi

Sementara Kabag Ops Polres Sumbawa, AKP Syafruddin mengakui situasi sudah aman setelah pihaknya mengirim dua pleton pasukan. Selain itu proses evakuasi terlapor juga mendapat dukungan tokoh masyarakat setempat sehingga tidak terjadi gejolak. “Kami harap masyarakat memberikan kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk menangani kasus ini secara professional,” pintanya. (Jen/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.