Tagih Janji, Warga Sweeping Mobil PT BRL

oleh -6 views

Sumbawa Besar, SR (08/08/2015)

Sedikitnya dua mobil operasional PT Bunga Raya Lestari (BRL) disandera dalam aksi sweeping yang dilakukan puluhan warga Desa Semamung Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (8/8) malam ini. Tindakan warga tersebut karena merasa kecewa dengan sikap perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur jalan ini yang sampai sekarang belum merealisasikan janjinya. Aksi penyanderaan dua mobil ini berlangsung selama empat jam dari pukul 19.00 hingga 22.00 Wita, dan berakhir setelah polisi dan Camat Moyo Hulu melakukan negosiasi sekaligus menfasilitasi masyarakat dengan pihak perusahaan.

Kepala Desa Semamung, Rudi Mustaid yang dihubungi SAMAWAREA, mengakui adanya aksi sweeping yang dilakukan warganya. Ini berkaitan dengan janji perusahaan yang sudah lama sebelum dia menjabat sebagai kades. Saat itu perusahaan pernah berjanji untuk memberdayakan masyarakat dengan cara merekrut sebagai tenaga kerja lokal, di samping adanya proposal perbaikan masjid raya desa setempat. Untuk perekrutan tenaga kerja dapat dimaklumi masyarakat karena perusahaan belum membutuhkannya. Namun yang membuat masyarakat marah dan kecewa karena ada pernyataan dari manajemen perusahaan yang mengaku tidak pernah menerima proposal. “Mungkin pernyataan inilah yang menjadi pemicu adanya aksi massa,” kata Gabung Rudi—sapaan akrab Kades Semamung.

Diakui Rudi, ada dua mobil milik PT BRL yang diamankan warga selama beberapa jam. Kendaraan itu telah dilepas setelah pihak kepolisian dan camat menfasilitasi persoalan warga. Dari komunikasi dengan perusahaan akan ada pertemuan lanjutan yang rencananya digelar di Kantor Camat Moyo Hulu, Rabu (12/8) mendatang. “Kalau masih tidak menemui titik temu, warga kembali melakukan aksi yang sama,” ucap Kades.

Baca Juga  International Yacht Rally Sail Moyo Tambora Catat Rekor

Hal senada dikatakan Kapolsek Moyo Hulu, IPTU Sunarya yang dikonfirmasi terpisah. Menurutnya aksi warga sudah dapat diredam setelah pihaknya melakukan negosiasi baik dengan masyarakat maupun perusahaan, terkait dengan janji pemberdayaan dan perbaikan masjid. “Akan ada pertemuan kembali di kantor camat Rabu mendatang, semoga ada solusi agar tidak ada lagi persoalan di kemudian hari,” demikian Kapolsek ramah ini. (Jen/SR)

bankntb DPRD DPRD