“Tangkur Buaya dan Tongkat Nikmat” Hangus Jadi Abu

oleh -32 views

Sumbawa Besar, SR (07/08/2015)

Ratusan obat kuat berbagai merk menjadi abu setelah dibakar jajaran Kejaksaan Negeri Sumbawa dalam prosesi pemusnahan barang bukti hasil kejahatan sepanjang Maret—Juli 2015. Pemusnahan obat kuat ini dilakukan bersamaan dengan barang bukti lainnya dari kasus pembunuhan, penganiayaan, penipuan, narkoba dan perjudian.

Obat kuat atau jamu yang dimusnahkan tersebut dominan dikonsumsi kaum adam untuk mengembalikan kejantanan dan sebagian kecil untuk kaum hawa tersebut di antaranya ‘dua malam, tanduk rusa, tangkur buaya, rapet wangi, dan tongkat nikmat. Hadir dalam pemusnahan yang dipimpin Kajari Sumbawa, Sugeng Hariadi SH MH, Jumat (7/8) siang tadi, adalah Kasat Reserse Narkoba Polres Sumbawa AKP Totok Suharyanto SH dan jajarannya, para Kasi dan jaksa, serta perwakilan masyarakat.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Sumbawa, I Bagus Ketut Widiadnya SH yang dikonfirmasi SAMAWAREA di ruang kerjanya, mengatakan, barang bukti obat kuat ini disita dari dua toko obat yang berlokasi di wilayah Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, belum lama ini. Dua pemilik toko berinisial SB dan EF telah dijatuhi hukum. Untuk SB menjalani kurungan selama dua bulan penjara, sedangkan EF hanya didenda Rp 7 juta subside 4 bulan kurungan. Terjaringnya obat kuat tersebut merupakan hasil operasi yang digelar Balai Pegawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mataram, NTB.  Obat kuat dan jamu ini selain masuk kategori obat keras, juga dijual tanpa ijin edar. Karenanya pengedar atau penjualnya dijerat dengan pasal 197 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. (Jen/SR)

CAPTION: Kasatres Narkoba Polres Sumbawa, AKP Totok Suharyanto SH bersama Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Sumbawa, IBK Sudiadnya SH, memusahkan obat kuat berbagai merk. (foto/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Sekolah Bisa Gunakan Dana BOS untuk Pencegahan Covid-19