Pasca Diversi, Dua Bocah Kembali Terlibat Curanmor

oleh -2 views
Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo

Sumbawa Besar, SR (07/08/2015)

Dua dari lima bocah komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) terpaksa diproses secara hukum. Pasalnya bocah berinisial RL dan ED ini kembali terlibat kasus yang sama. Pada kasus curanmor sebelumnya kelima bocah termasuk RL dan ED sudah dibebaskan setelah polisi memberlakukan diversi (penyelesaian di luar pengadilan) karena mengikuti System Peradilan Anak (SPA). Diversi ini diberlakukan untuk anak di bawah umur yang melakukan tindak pidana dengan ancaman di bawah 9 tahun penjara. Namun jika mengulangi perbuatan tindak kriminal maka diversi tidak diberlakukan lagi. Inilah yang menimpa RL dan ED. Sedangkan tiga rekannya FS, JD dan AK yang masih pelajar SD dan SMP sudah dikembalikan polisi ke keluarganya untuk dibina.

Kapolres Sumbawa melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Jumat (7/8) mengakui hal itu. Sebelumnya Juli lalu kedua bocah tersebut bersama tiga bocah lainnya mencuri motor di wilayah Stadion Pragas, Sumbawa. Mereka tertangkap setelah polisi menemukan barang bukti sepeda motor. Karena mengikuti SPA (sistem peradilan anak), mereka dibebaskan. Namun belakangan polisi kembali mengungkap kasus curanmor dengan lokasi yang sama yakni Stadion Pragas. Setelah ditelusuri, ternyata pelakunya adalah RL dan ED—dua dari lima bocah yang sebelumnya telah didiversi. “Karena melakukan perbuatannya secara berulang, keduanya diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya.

Baca Juga  Satres Narkoba Polres Mataram Grebeg Kost Produksi Kosmetik Ilegal

Meski demikian prosesnya tetap memperhatikan hak-hak anak. Di antaranya proses penyidikan dilakukan dalam waktu yang singkat tidak seperti orang dewasa dan hukuman yang akan diterima di pengadilan nanti juga dalam waktu singkat. (Jen/SR)

CAPTION: IPTU Tri Prasetiyo, Kasat Reskrim Polres Sumbawa

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.