Keluarga Kuat Wujudkan Bangsa yang Tangguh

oleh -3 views

Sumbawa Besar, SR (06/08/2015)

Bupati Sumbawa membuka acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXII tingkat Kabupaten Sumbawa di Wisma Daerah, Kamis (6/8). Hadir dalam kesempatan itu, Anggota Forkopimda, Ketua Pengadilan, Asisten Pemerintahan dan Asisten Perekonomian Pembangunan, kepala SKPD, camat dan ketua tim Penggerak PKK kecamatan, organisasi wanita dan lainnya.

HarganasKepala BKBPP Sumbawa, Ir A Yani melaporkan bahwa Harganas yang ditetapkan pada 29 Juni mengandung nilai sejarah karena menjadi tanda dimulainya hari kebangkitan. Yakni bangkitnya kesadaran keluarga Indonesia untuk membangun dirinya ke arah keluarga kecil melalui keluarga berencana. Sejarah pembangunan keluarga tidak lepas dengan dinamika dan problematika kependudukan di Indonesia, karena membangun penguatan ketahanan keluarga menjadi bagian dalam menyelesaikan penanganan atau solusi kependudukan. Keluarga memiliki peranan penting dalam peradaban bangsa. Keluarga sebagai wadah dan wahana pembentukan karakter bangsa, garda terdepan dalam kemakmuran bangsa ,dan menjadi tiang kokoh untuk pembangunan bangsa, sehingga peringatan hari keluarga menjadi momentum memperbaharui dan memperkuat keluarga untuk berpartisipasi pembangunan Indonesia.

Harganas 1Diakui Yani, telah banyak prestasi yang telah diraih baik di tingkat Kabupaten maupun nasional. Keberhasilan dalam memperoleh apresiasi dan penghargaan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat merupakan bentuk manifestasi komitmen kuat dalam pembangunan kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Tentu view kedepan badan keluarga berencana dan pemberdayaan perempuan Kabupaten Sumbawa akan optimalisasikan segala daya upaya, dedikasi dan ikhtiar untuk berhikmad agar menjadi bagian dari “Prestasi Samawa Mampis Rungan”.

Baca Juga  Pengundian XL 4G Replacement Berhadiah di Area Bali

Harganas 2Sementara Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik menyebutkan, keluarga adalah sebuah lembaga terkecil sekaligus pondasi utama dari masyarakat. Ketika menjadi keluarga dengan ketahanan yang kuat maka akan memunculkan masyarakat yang kuat yang akhirnya mewujudkan bangsa yang tangguh. Karena itu, keluarga menjadi prioritas.

Diungkapkan JM—sapaan Bupati, telah banyak prestasi yang telah diperoleh dan menjadi kebangaan. Segala prestasi yang diraih merupakan bagian dari pembinaan. Harapannya, hasil yang dicapai menjadi pembelajaran bagi masyarakat secara keseluruhan. Ketika keluarga berencana disosialisasikan, pemerintah daerah mengajak masyarakat agar mau mengikuti keluarga berencana. Filosofinya bagaimana masyarakat itu bisa merencanakan keluarga dengan baik sehingga ke depan menjadi jauh berkualitas dalam segala sisi kehidupan. (Jen/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.