Dicopot dari Sekretaris Gerindra, Andis Bakal di PAW ?

oleh -6 views
H Irwan Rahadi--Andi Rusni

Sumbawa Besar, SR (31/07/2015)

Sikap politik pasti ada konsekwensinya. Ketika berseberangan dengan keputusan partai maka sanksi akan berlaku. Inilah yang menimpa Andi Rusni SE. Politisi yang dikenal vocal tersebut harus terdepak dari jabatannya sebagai Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Sumbawa. Posisi anggota DPRD Sumbawa tersebut diisi H Hilal Alamudy S.Ip M.Si. SK DPP Gerindra mengenai pergantian Sekretaris DPC Gerindra Sumbawa ini tertanggal 27 Juli 2015 atau sehari sebelum pendaftaran pasangan Jack Morsa H Abdullah S.Adm—H Irwan Rahadi ST (JIWA) sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Sumbawa di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbawa.

Beredar informasi jika pergantian Andis—sapaan Andi Rusni, terkait beda sikap politik dalam mendukung pasangan calon. Andis secara terang-terangan mendukung pasangan MUJUR (Ir H Mokhlis M.Si—Baijuri Bulkiah SH), memilih tidak mendukung H Irwan Rahadi ST yang merupakan Ketua DPC Gerindra sebagai calon wakil bupati berpasangan dengan Jack Morsa. Pergantian ini boleh dibilang sebagai hukuman atas sikap berseberangannya Andis. Bahkan santernya lagi, Andis bakal dicopot dari keanggotaanya di DPRD Sumbawa melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW).

Dikonfirmasi hal ini, Ketua DPC Gerindra Sumbawa, H Irwan Rahadi ST mengakui adanya pergantian Sekretaris DPC dari Andi Rusni kepada Hilal Alamudy. Pergantian ini adalah bagian dari revitalisasi kepengurusan dan merupakan hal biasa terjadi di DPC Gerindra seluruh Indonesia. Haji Iwan—sapaan akrab politisi yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi NTB, membantah pergantian sekretaris ini karena sikap politik Andis berseberangan dengan dirinya selaku ketua. “Tidak ada kaitannya, revitalisasi kepengurusan ini biasa terjadi dan tidak perlu mengacu pada masa jabatan kepengurusan,” jelas Haji Iwan.

Baca Juga  Pilkada Sumbawa 2015 Digelar Secara Langsung

Jika memang menganggap perlu dilakukan revitalisasi, lanjut Haji Iwan, DPC dapat mengusulkannya ke DPP yang kemudian disetujui dalam bentuk surat keputusan. Ditanya apakah revitalisasi ini hanya tahap awal karena tahap berikutnya DPC akan melakukan PAW terhadap Andis di DPRD Sumbawa ? lagi-lagi Haji Iwan secara tegas membantahnya. Pihaknya tidak berpikir untuk proses PAW dan saat ini mereka sedang konsentrasi mengamankan dan memenangkan SK yang dikeluarkan DPP Gerindra terkait bakal pasangan calon.

Apakah Andis aman dari PAW ? menurutnya bukan persoalan aman dan tidak aman, karena domain PAW bukan di DPC melainkan menjadi kewenangan DPP. “Memang pengusulannya dari DPC, tapi sejauh ini kita belum memikirkannya (PAW, Red) karena sekarang yang kita pikirkan bagaimana memenangkan Paket JIWA pada Pilkada sebagaimana instruksi DPP yang harus dilaksanakan,” pungkasnya. (Jen/SR)

bankntb DPRD DPRD