Pengepul Togel Dalam Incaran Polisi

oleh -10 views

Sumbawa Besar, SR (29/07/15)

Saat ini Tim Buru Sergap (Buser) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa  masih memburu pengepul togel. Pengejaran ini dilakukan polisi untuk menindaklanjuti hasil pengembangan penyidikan terhadap tiga tersangka penjual togel yang ditangkap beberapa hari lalu. Ketiga tersangka ini adalah SD (34) warga Desa Poto Moyo Hilir, FR (55) dan BD (34)–keduanya asal Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa.

Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo saat diwawancarai wartawan
Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo saat diwawancarai wartawan

Kapolres Sumbawa melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Rabu (29/7), mengakui dua dari tiga tersangka ini menyetor hasil penjualannya ke salah seorang pengepul. Sedangkan satunya lagi mengaku menjadi bandar sendiri. Hasil penyidikan ini sudah ditindaklanjuti dengan menggrebeg kediaman pengepul tersebut, namun rumahnya dalam keadaan kosong. “Kami sudah kantongi identitasnya, dan sampai sekarang terus dicari,” kata IPTU Tri-sapaan akrab perwira lajang ini.

Jika pengepul tersebut tertangkap lanjut IPTU Tri, akan memudahkan penyidik untuk mengungkap siapa bandarnya. “Ini yang kami kejar,” akunya. Namun demikian untuk memastikan dia pengepul atau tidak, perlu pendalaman. Sebab untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka minimal harus memiliki dua alat bukti yang cukup termasuk keterangan saksi. “Apa ada saksi yang melihat saat penyerahan uang setoran hasil togel, ini yang juga harus dibuktikan. Ini salah satu kesulitan polisi untuk menjamah bandar maupun pengepul,” ujarnya.

Kendati demikian, polisi akan terus melakukan penyelidikan untuk menangkap siapapun yang terlibat dalam kasus perjudian togel. Ketika tidak ada yang menjual karena intensifnya polisi dalam memberantaskan tindak pidana ini, pastinya bandar togel akan berpikir dua kali untuk membuka usahanya. (Jen/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Polisi dan Wartawan Adu Otot Tarik “Water Canon”

No More Posts Available.

No more pages to load.