Terduga Pencuri Ternak Nyaris Dihabisi Massa

oleh -43 views

Sumbawa Besar, SR (27/07/2015)

Ratusan massa dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Moyo Hilir, Lape, Lopok dan Moyo Hulu mengepung kediaman kepala dusun di Desa Ngali Kecamatan Lape, Senin (27/7) sejak siang hingga sore hari. Pengepungan ini dilakukan karena dua orang terduga pencuri ternak tengah mengamankan diri. Massa yang sudah terlihat emosi ini juga melakukan pemblokiran jalan. Aparat kepolisian dari Polsek Lape yang diterjunkan ke lokasi kesulitan mengevakuasi dua orang terduga berinisial HR dan KH tersebut. Untuk itu membantu pihak Polsek, Pasukan Brimob, Tim Buser dan Dalmas Polres Sumbawa diterjunkan ke TKP. Meski berjalan alot, akhirnya proses evakuasi berhasil dilaksanakan sekitar pukul 16.00 Wita. Kini dua terduga telah diamankan di Polres dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Pengungkapan ini berawal dari kehilangan 8 ekor ternak kerbau milik Zulkifli warga Dusun Batu Alang, Desa Leseng, Kecamatan Moyo Hulu. Sejumlah ternak ini dilaporkan hilang saat ditinggal di ladang kawasan Orong Pekat dusun setempat. Meski telah dilaporkan ke Polsek Moyo Hulu dan tengah dilakukan penyelidikan, namun warga terus melakukan pencarian. Upaya ini membuahkan hasil setelah mencurigai dan mencegat pengendara sepeda motor yang melintas di wilayah Pemasar Kecamatan Maronge. Di kendaraan itu ditemukan kepala kerbau dan daging yang dikemas di dalam karung. Usut punya usut kerbau itu disembelih di kebun milik KH di Desa Ngali. Menurut informasi yang baru disembelih satu ekor, dan kabarnya masih ada 8 ekor lainnya yang dilepas sehingga totalnya menjadi 9 ekor. Diduga kuat 8 di antara ternak ini adalah milik Zuklkifli yang hilang di wilayah Moyo Hulu.

Baca Juga  Dua Pekerja Tewas Tertindih Tembok

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo tadi malam, membenarkan adanya dua orang yang diamankan karena diduga sebagai pelaku pencurian ternak. Kasus ini sudah ditangani pihak Polres Sumbawa mengingat locus delictinya berada di dua wilayah Polsek. Untuk memastikan sejauhmana keterlibatan keduanya, pihaknya masih melakukan pemeriksaan. “Kami awalnya hanya menerima adanya pemblokiran jalan sehingga kami terjun ke lapangan. Ternyata pemblokiran jalan ini terkait dengan dua orang yang diamankan di rumah kepala dusun,” demikian IPTU Tri. (Jen/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.