Kejaksaan Tetapkan Satu Tersangka Kasus Rumah Adat

oleh -0 views
Kajari Sumbawa Sugeng Hariadi SH MH
bankntb

Yang Lain Menyusul

Sumbawa Besar, SR (22/07/2015)

Kejaksaan Negeri Sumbawa akhirnya menetapkan tersangka pada kasus dugaan penyimpangan pembangunan rumah adat milik Kabupaten Sumbawa Barat. Penetapan tersangka ini bertepatan dengan puncak HUT Adhiyaksa ke-55. “Kami sudah menetapkan satu orang tersangka,” kata Kajari Sumbawa, Sugeng Hariadi SH MH saat dicegat SAMAWAREA di sela-sela syukuran HUT Adhiyaksa di kantor kejaksaan setempat, Rabu (22/7).

Penetapan tersangka ini ungkapnya, karena didukung alat bukti yang mengarah pada adanya unsur tindak pidana korupsi. Tersangka tersebut berinisial Y. Namun Kajari enggan membeberkan latar belakang dari tersangka apakah rekanan atau pejabat di dinas yang terkait dengan proyek senilai Rp 2,9 miliyar ini. “Yang jelas Y adalah orang yang terkait dalam kasus itu,” ucap Kajari.

Di bagian lain Kajari memastikan jika tersangka dalam kasus rumah adat ini lebih dari satu orang. Untuk itu pengembangan penyidikan terhadap tersangka Y terus dilakukan. “Rencananya Y akan diperiksa dalam waktu dekat terkait statusnya sebagai tersangka,” tandas Kajari, seraya mengaku Y sebelumnya telah diperiksa sebanyak tiga kali ketika penanganan kasusnya masih dalam tahap puldata dan penyelidikan. Sementara mengenai upaya penyitaan terhadap kayu atau bahan bangunan proyek dimaksud, Kajari menyatakan akan dilakukannya dalam waktu dekat. Ini sebagai tindak lanjut dari dokumen yang berhasil disita melalui drama penggeledahan yang dilakukan tim kejaksaan di kantor Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga KSB belum lama ini.

Baca Juga  Brimob dan TNI Bagi Paket Sembako di Bertong Taliwang

Seperti diberitakan Proyek Pembangunan Rumah Adat KSB ini senilai Rp 2,9 miliar yang dialokasikan melalui APBD 2014. Melalui proses tender, CV Agung Sembada ditunjuk sebagai pemenang. CV Agung merupakan perusahaan asal Tuban, Jawa Timur. (Jen/SR)

iklan bapenda