Kinerja Pemerintahan Terus Meningkat Tinggal Dilanjutkan

oleh -3 views
bankntb

Pidato Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik Saat Sholat Idul Fitri 1436 H

Sumbawa Besar, SR (20/07/2015)

amdal

Hari Raya Idul Fitri 1436 H dimanfaatkan Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik untuk menyampaikan keberhasilan pemerintahan JM—Arasy selama lima tahun. Pada pidato Sholat Ied di Lapangan Pahlawan Sumbawa, belum lama ini, JM—sapaan Bupati, menyampaikan rasa syukurnya karena berdasarkan indikator makro pembangunan perekonomian daerah, kinerja pemerintahannya terus mengalami peningkatan secara signifikan. Sejak Tahun 2010 laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumbawa secara makro, melalui indikator PDRB yang menggambarkan kemampuan daerah dalam mengelola sumber daya alam dan faktor-faktor produksi lainnya dalam menciptakan nilai tambah yang diciptakan dari seluruh aktivitas perekonomian daerah. Dari capaian PDRB, kondisi perekonomian Kabupaten Sumbawa terus tumbuh dan berkembang. Kondisi ini terlihat dari peningkatan PDRB ADH berlaku rata-rata pertumbuhannya sebesar 14,05% selama periode Tahun 2010-2013, yakni dari Rp 3.967.121.000.000 (tiga triliun rupiah lebih) pada Tahun 2010 meningkat menjadi Rp  5.839.038.000.000,- (lima koma delapan triliun) pada Tahun 2013. Demikian dengan PDRB ADH konstan dengan pertumbuhan rata-rata 6,58% selama periode 2010-2013, yakni dari Rp  1.832.932.000.000 Tahun 2010 meningkat menjadi Rp 2.232.876.000.000 pada Tahun 2013.

Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik
Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik

Kemudian pendapatan perkapita yang merupakan salah satu indikator penting untuk mengetahui tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat terus mengalami peningkatan dengan rata-rata PDRB perkapita atas dasar harga berlaku sebesar 12,74 persen yakni dari Rp 9,51 juta pada Tahun 2010 menjadi Rp 13,52 juta. Kondisi yang sama dengan PDRB perkapita atas dasar harga konstan dari Rp 4,39 juta pada Tahun 2010 meningkat menjadi Rp 5,17 juta, dengan rata-rata pertumbuhan pertahun sebesar 5,36 persen.

Angka Kemiskinan Menurun

Angka kemiskinan di daerah ini dalam empat tahun terakhir menurun dari 21,75% pada Tahun 2010 menjadi 17,03% pada Tahun 2013. Dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumbawa bahwa dalam empat tahun terakhir menunjukkan peningkatan dari 66,07 menjadi 68,06 berada di atas IPM Provinsi NTB yang bertumbuh dari 65,20 menjadi 67,73. Angka Partisipasi Kasar (APK) Tahun 2014 pada jenjang SD/MI termasuk kejar Paket A sudah mencapai 100,85 persen, jenjang SMP/MTs termasuk kejar Paket B sebesar 110,29 persen dan SMA/MA/SMK termasuk Paket C 104,24 persen, dengan kondisi idealnya APK mengarah pada angka 100 persen. Sedangkan Angka Partisipasi Murni (APM) untuk jenjang SD/MI termasuk kejar Paket A mencapai 99,15 persen, jenjang SMP/MTs termasuk kejar Paket B sebesar 98,35 persen dan SMA/MA/SMK termasuk Paket C 85,92 persen.

Untuk infrastruktur jalan, kondisi kemantapan jalan kabupaten yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Kemantapan jalan pada Tahun 2010 sepanjang 394,90 km atau 41,50 persen meningkat menjadi 552,03 km atau 58,02 persen pada Tahun 2014, dan diharapkan pada akhir Tahun 2015, kemantapan jalan telah menyentuh angka 60 persen lebih.

Baca Juga  Kembangkan Konektivitas, Sumbawa Ikut Rakornas Kepariwisataan

Idul fitri 2015 bupati 2Dalam rangka mendukung kawasan Samota, sampai dengan saat ini pembangunan konstruksi ruas jalan lingkar utara Kota Sumbawa Besar telah menampakkan hasil yang nyata sepanjang 5 km dari 24 km yang direncanakan. Dan pada Tahun 2015 ini, ruas lingkar utara tersebut akan dapat berlanjut sepanjang 5 kilometer dan jembatan 200 meter. Demikian dengan Jalan Garuda yang tahun ini secara bertahap dalam proses pelebaran.

Di samping itu pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik sebagai bagian dari program menuju Indonesia hijau, semakin menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada Tahun 2010 luasan RTH di Kabupaten Sumbawa hanya seluas 4,85 Ha atau 8,21% meningkat menjadi 36,64 Ha pada Tahun 2014 atau meningkat 14,02%.

Di bidang kesehatan, pemerintah daerah terus menempuh upaya peningkatan daya dukung sarana dan prasarana kesehatan seperti keberadaan 25 puskesmas, 42 polindes dan 93 puskesmas pembantu. Bahkan saat ini, pemerintah daerah juga berusaha mengoptimalkan pelayanan RSUD dengan berbagai upaya peningkatan infrastruktur dan kualitas pelayanan.

Kinerja keuangan daerah Kabupaten Sumbawa menunjukkan peningkatan yang positif tiap tahun. Pada Tahun 2009 pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa sebesar Rp 26,073 milyar meningkat menjadi Rp 67,729 milyar Tahun 2013 atau terjadi peningkatan rata-rata pendapatan asli daerah sekitar 10,52% pertahun. Pendapatan daerah Kabupaten Sumbawa Tahun 2010 Rp 663,271 milyar meningkat signifikan menjadi Rp 1,14 trilyun Tahun 2014, meningkat 41,89% atau rata-rata 10,47% per tahun. Sedangkan belanja daerah tercatat pada Tahun 2010 sebesar Rp 722,791 milyar meningkat menjadi Rp 1,206 trilyun pada Tahun 2014. Secara agregat terjadi peningkatan nilai belanja daerah sebesar 40,09% atau meningkat rata-rata 10,02% pertahun pada periode dimaksud.

Pada Tahun Anggaran 2015, pendapatan daerah Rp 1,244 trilyun atau meningkat 8,28% dari Tahun 2014 dan belanja daerah sebesar Rp 1,301 trilyun atau meningkat 7,28% dari Tahun 2014. Atas kinerja dan pengelolaan keuangan daerah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperoleh apresiasi sangat baik atas laporan keuangan pemerintah daerah dengan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) selama tiga tahun berturut-turut yaitu tahun anggaran 2012, 2013, dan 2014 dari BPK RI. Di samping itu berkat kerjasama semua pihak baik dari pemerintah daerah, DPRD, dan semua elemen masyarakat Tana’ Samawa, Kabupaten Sumbawa setiap tahun mampu meraih berbagai penghargaan mulai tingkat regional hingga nasional. Selain yang telah disebutkan tadi secara linier Kabupaten Sumbawa mampu berada pada urutan ke-16 nasional penyelenggaraan pemerintahan daerah dan peringkat ke-1 Provinsi Nusa Tenggara Barat. “Terhadap capaian yang telah kita raih selama hampir 5 tahun ini, membuktikan bahwa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat telah mengantarkan Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu kabupaten yang diperhitungkan di Indonesia,” cetusnya.

Baca Juga  Ketersediaan Daging Sapi di Pasar Modern Taliwang Kembali Normal
Wakil Bupati Drs H Arasy Muhkan (Gamis Biru) dan Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si (Khatib Idul Fitri) paling kiri memakai jas serta jamaah lainnya
Wakil Bupati Drs H Arasy Muhkan (Gamis Biru) dan Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si (Khatib Idul Fitri) paling kiri memakai jas serta jamaah lainnya

Peningkatan-peningkatan kinerja birokrasi, peningkatan partisipasi masyarakat dari tahun ke tahun telah membentuk pondasi pemerintahan yang lebih baik dari sebelumnya. Kedepan dengan pondasi yang cukup kuat ini patut menaruh harapan besar bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah selanjutnya tinggal dilanjutkan dengan berbagai inovasi yang lebih progresif guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sumbawa yang dicita-citakan bersama.

“Mungkin berlebihan kalau pemerintahan saat ini sudah berhasil, tapi sangat naif juga jika apa yang sudah dilakukan bersama masyarakat dengan dukungan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan, dianggap sebagai angin lalu saja,” imbuhnya.

Idul Fitri yang bermakna kembali kepada fitrah, merupakan momentum yang sangat tepat untuk memberi penilaian secara objektif dengan kritik yang konstruktif terhadap apa yang telah dicapai dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sumbawa sebagai motivasi pada era kepemimpinan yang akan datang menuju masyarakat yang sejahtera dan selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

Bupati dikerubungi jamaah usai sholat ied
Bupati dikerubungi jamaah usai sholat ied

Selaku bupati dan wakil bupati sumbawa, Ia sangat berkeinginan berbuat lebih banyak dari yang bisa dilakukan sampai saat ini. Namun waktu 5 tahun ini memang terasa cukup singkat, untuk berbuat yang lebih baik dan lebih banyak lagi bagi rakyat Sumbawa. Masih banyak yang perlu dibenahi, dibangun, dan dikembangkan dan yang belum dicapai saat ini. “Karena itu atas nama pimpinan daeran maupun pribadi, saya menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Sumbawa, jika hingga memasuki 5 tahun pelaksanaan pemerintahan, terdapat kekurangan terhadap harapan yang mampu kami berikan dan abdikan kepada masyarakat, dan menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak terhadap kami dalam memimpin daerah ini. Mari kita pertahankan semangat kebersamaan ini dalam pembangunan kedepan,” serunya.

Di akhir pidatonya, Bupati Sumbawa mengingatkan kepada segenap masyarakat bahwa pemilihan bupati dan wakil bupati Sumbawa kian dekat yakni 9 Desember 2015. Terkait agenda tersebut, Ia mengimbau semua elemen masyarakat untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada itu dengan menggunakan hak pilihnya secara benar dan cerdas. Selain itu juga mendukung pelaksanaan Pilkada agar berjalan lancar, damai dan tertib, jujur, adil dan demokratis. “Saya dan kita semua menaruh harapan semoga akan terpilih pimpinan daerah berikutnya yang lebih baik dari saat ini, sehingga pada saatnya kita semua akan merasakan “Sumbawa yang beruntung, bukan Sumbawa yang merugi apalagi sampai menjadi Sumbawa yang celaka,” pungkasnya. (Jen/SR)

 

iklan bapenda