Bupati Persilahkan PNS Berpolitik, Asal…..

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (15/07/2015)

Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik mengakui menjelang akhir jabatannya, banyak pejabat yang sudah mulai macam-macam. Dari yang tidak mengikuti kegiatan pemerintahan, hingga melakukan manuver politik. Tak hanya itu istri pejabat juga ikut-ikutan mensponsori dan menjadi provokator untuk tidak mengikuti apel pagi. “Baru jadi istri pejabat sudah sombong. Kalau suaminya mau mengikuti cara istrinya, saya akan habisi,” cetus JM—sapaan akrab Bupati saat memberikan pengarahan pada acara mutasi 26 pejabat struktural di Lantai III Kantor Bupati, Selasa (14/7), seraya mengaku dalam satu minggu ini rajin memonitor kinerja jajarannya.

JM meminta oknum pejabat jika ingin melakukan gerakan dan perlawanan agar tidak setengah-setengah agar tindakannya juga tidak tanggung-tanggung. JM juga mempersilahkan pejabat yang ingin terlibat dalam politik. Tentunya setiap tindakan dan perbuatan aparatur bersangkutan akan berisiko dan itu menjadi tanggung jawab yang bersangkutan karena ada aturan yang akan memberikan sanksi. Salah satu tindakan yang diambil ungkap JM, adalah mencopot jabatannya karena jika dibiarkan akan merusak tatanan kinerja dan unit pemerintahan secara keseluruhan. Karenanya JM mengingatkan para pejabat dan aparatur pemerintah lainnya untuk bekerja dengan ikhlas, keras dan cerdas serta tenang, dengan menjadikan jabatan itu sebagai amanah yang harus dijalankan sesuai aturan perundang-undangan sehingga bernilai ibadah. “Jabatan itu bukan milik kita, tapi amanah yang suatu saat dimintai pertanggungjawaban oleh masyarakat, daerah dan utamanya Allah SWT,” pungkasnya. (Jen/SR)

 

iklan bapenda
Baca Juga  Bawaslu Sumbawa Ingatkan Kades dan Lurah Taati Peraturan Pemilu