Jaksa Desak Pemda Sumbawa Segel 4 Provider

oleh -2 views

Belum Bayar Tunggakan Retribusi Ratusan Juta

Sumbawa Besar, SR (14/07/2015)

Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, Sugeng Hariadi SH MH telah memerintahkan Kepala Seksi (Kasi) Keperdataan dan Tata Usaha Negara (Datun) setempat untuk mendesak Pemda Sumbawa melakukan tindakan hukum terhadap empat provider yang hingga kini belum membayar kewajibannya. Empat provider tersebut belum melunasi tunggakan retribusi towernya Tahun 2014 yang mencapai Rp 870 juta lebih sebagaimana yang diatur dalam Perda (peraturan daerah).

Kajari Sugeng Hariadi SH MH Didampingi Kasi Datun Benny Daniel Parlaungan SH MH
Kajari Sugeng Hariadi SH MH Didampingi Kasi Datun Benny Daniel Parlaungan SH MH

Menurut Kajari, pihaknya selaku pengacara negara yang dalam hal ini bertindak sebagai perwakilan Pemda sudah memanggil keempat provider tersebut. Dalam pemanggilan pertama ini, keempat provider tersebut. Tagihan yang disodorkan Pemda dinilai terlalu besar sehingga perusahaan ini mengajukan penawaran menggunakan hasil perhitungan mereka. “Inilah yang belum ketemu. Tapi kami menyarankan agar mereka membayar karena perhitungan itu saya nilai wajar karena sudah sesuai dengan ketetapan disamping pembayaran retribusi ini adalah pendapatan daerah sekaligus bentuk konstribusi perusahaan dalam berinvestasi di daerah ini. Sementara perusahaan ansich berbisnis yang ingin mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dan tidak ingin rugi,” tukas Kajari yang didampingi Kasi Datun, Benny Daniel Parlaungan SH MH, kepada SAMAWAREA, Senin tadi malam.

Untuk menemui solusi dalam persoalan ini, kejaksaan kembali melayangkan panggilan kepada empat provider ini yakni dua di Bali dan dua lainnya di Jakarta, Senin (13/7) kemarin. Namun para provider ini tak memenuhi panggilan tanpa ada alasan yang jelas. Seperti diketahui, tunggakan retribusi tower Tahun 2014 ini mencapai Rp 1,1 miliyar. Beberapa provider telah membayar sebagian kecil sehingga tersisa Rp 870 juta lebih. “Pemda harus tegas mengambil tindakan hukum apakah gugatan atau penyegelan,” tandasnya. (Jen/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Kejari Sumbawa Instansi Pertama Gelar Buka Puasa