Ditabrak Pejambret, Seorang Pemuda Sekarat di ICU

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (14/07/2015)

Gara-gara ulah pelaku penjambretan, hingga kini Ricko Gozali (19) belum sadarkan diri di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Sumbawa. Sejak Senin (13/7) malam, pemuda yang tinggal di RT 03 RW 01 Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa ini masih dalam kondisi koma akibat cedera kepala berat yang dialaminya setelah sepeda motornya ditabrak pelaku jambret yang panik dikejar massa di Simpang Tiga PLN Sumbawa. Sedangkan rekan boncengan, Rizki Wira Calista (17) juga terluka parah dan kini dirawat intensif di ruang Zall Bedah rumah sakit setempat.

Kasus kecelakaan ini menurut Kasatlantas Polres Sumbawa, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Edy Sudarma Korniawan S.Kom, tadi siang, berawal ketika korban berboncengan menggunakan sepeda motor Vario melaju dari Jalan Setia Budi. Ketika melintas di simpang tiga PLN, tanpa diduga dari arah Jalan Kepiting melaju kencang dua pelaku jambret berboncengan sepeda motor Supra X125 EA 5633 AE. Karena jaraknya sudah sangat dekat, dan pelaku tak mampu mengendalikan laju kendaraannya menyebabkan terjadinya benturan keras. Kedua pengendara bersama boncengannya terhempas di aspal. Korban Ricko dan Rizki terkapar tidak sadarkan diri. Sedangkan dua pelaku jambret ini berusaha bangkit hendak kabur namun dihajar massa hingga babak belur. “Anggota kami langsung meluncur ke TKP untuk mengamankan barang bukti dan keterangan, serta melakukan olah TKP,” kata AKP Edy didampingi Kanitlaka, Bripka Edy Nurkamin.

Baca Juga  Penjual Togel Lebaran di Balik Terali Besi

Sedangkan empat orang yang terlibat kecelakaan dilarikan ke RSUD Sumbawa untuk mendapat perawatan medis. Untuk penanganan kasus kecelakaan ini, pihaknya masih menunggu proses penyidikan di Satreskrim. Hal tersebut mengingat dua orang yang mengalami kecelakaan adalah pelaku penjambretan. “Reskrim yang menangani tindak pidananya, kami kasus kecelakaannya,” ucap AKP Edy.

Dalam kesempatan itu, Kasatlantas low profil ini menghimbau masyarakat berhati-hati karena belakangan ini tingginya angka kecelakaan lalulintas. Selain menyebabkan kerugian materi, kecelakaan sepanjang Tahun 2015 di wilayah hukum Polres Sumbawa ini mengakibatkan puluhan korban luka berat dan meninggal dunia. “Mari kita taati tatacara berlalulintas yang benar. Ingat, keluarga dan saudara anda menunggu di rumah. Jadi sayangilah nyawa, jangan sia-siakan di jalan,” tandasnya. (Jen/SR)

iklan bapenda