Survey Media Track & Strategi, Pasangan Saat-Jaya Tertinggi

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (12/07/2015)

Pasangan H Asaat Abdullah ST—Chandra Wijaya Rayes ST mengklaim menempati posisi tertinggi dari pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumbawa lainnya. Pengklaiman ini berdasarkan hasil survey Media Track & Strategi yang dilakukan dalam rentang waktu Juni—Juli 2015. Hasil survey ini dirilis tim tersebut pada jumpa pers yang digelar usai buka puasa bersama di Villa JM, Desa Jorok, Kecamatan Unter Iwis, Sabtu (11/7) malam.

Kamaluddin ST M.Si selaku Ketua Tim Saat-Jaya dalam keterangan persnya, menyebutkan survey yang dilakukan lembaga anak cabang LSI ini tidak hanya untuk pasangan calon, melainkan figur calon secara individu. Untuk calon bupati ada 9 figur yang disurvey. Adalah Ir H Mokhlis M.Si, Drs Arahman Alamudy SH M.Si, H Asaat Abdullah ST, Baijuri Bulkiah SH, Burhanuddin Jafar Salam SH, Chandra Wijaya Rayes ST, HM Husni Jibril B.Sc, Drs H Mahmud Abdullah, dan Muhammad Jabir SH MH. Secara spontan Asaat menempati urutan pertama (11,4 %), disusul Husni Jibril (8,9 %), Muhammad Jabir (6,6%), dan H Mokhlis (5.0%). Untuk tingkat elektabilitas Asaat menempati urutan pertama 12,3%, disusul Husni Jibril 8,9%, Muhammad Jabir 6,8% dan Haji Mokhlis 5,5%. Selain itu Baijuri 3,0%, Mahmud Abdullah (Haji Mo) 2,1 %, Burhanuddin Jafar Salam (BJS) 0,9%, A Rahman Alamudy 0,9%, dan Chandra Wijaya Rayes 0,7%. Sementara yang masih ragu-ragu dan rahasia mencapai 59,3%. Selanjutnya untuk pemilih fanatik, lagi-lagi Asaat teratas dengan 12,3%, disusul Husni Jibril 8,9%, Jabir 6,6% dan H Mokhlis 5,5%, dengan massa mengambang atau ragu-ragu mencapai di atas 50 %. Ketika para figur ini dipasangkan satu sama lain, hasil survey menyebutkan pasangan Saat-Jaya tertinggi dengan 23,3%, Husni-Mo 17,1%, Mokhlis-Baijuri 15,2%, dan Muhammad Jabir—BJS 14,3%, sementara massa mengambang mencapai 30,2%.

Baca Juga  Ponpes Dea Malela Siap Jadi Pusat Peradaban Dunia

Metodologi survey ini ungkap Kamal, menggunakan metode sampling (multistage random sampling) dengan mengumpulkan data sejak 28 Juni hingga 4 Juli 2015 menyasar 440 responden melalui tatap muka dan kuisioner. Meski demikian hasil survey ini memiliki margin of error sekitar 4,8 persen.

saad jaya puasa 22Disinggung jika hasil survey ini terkesan subyektif karena pengguna lembaga tersebut adalah pasangan Saat-Jaya, Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si selaku tim pakar Saat—Jaya menimpali, bahwa survey tersebut adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya survey juga dilakukan Polmark Indonesia yang digunakan Partai Nasdem untuk menjaring bakal calon yang akan diusung pada Pilkada Sumbawa dan berpluang menang. Hasil survey menempatkan Haji Asaat di posisi tertinggi sehingga Nasdem memilih mantan Kadis PU Sumbawa ini sebagai calon Bupati Sumbawa. “Jadi meski menggunakan lembaga berbeda, elektabilitas calon kami tetap konsisten dan trendnya naik,” ucap mantan Ketua DPD PKS Sumbawa ini.

Ia menilai sah-sah saja berbeda lembaga survey berbeda pula yang dihasilkan. Sebab pendekatan dalam metodologi surveynya juga berbeda. Yang penting apa yang dihasilkan dua lembaga survey berbeda ini menempatkan pasangan tersebut di rangking tertinggi untuk saat ini. “Jika Pilkada Sumbawa digelar hari ini sudah pasti pasangan kami yang akan menjadi bupati dan wakil bupati Sumbawa,” tandasnya.

Meski demikian survey awal ini tidak membuat tim Saat-Jaya berbangga hati dan berpuas diri, tetapi tetap mawas diri dan terus berjuang hingga titik akhir dalam memenangkan pasangan yang mengusung jargon “Saatnya Sumbawa Jaya” pada 9 Desember 2015 mendatang. (Jen/SR)

CAPTION: Tim Saat-Jaya merilis hasil survey Media Track & Strategi. (foto: Doc/SR)

iklan bapenda