Hasil Survey Tergantung Siapa Penggunanya

oleh -3 views
bankntb

BJS: Bisa Jadi Alat Menggiring Opini 

Sumbawa Besar, SR (12/07/2015)

amdal

Munculnya hasil survey Media Track & Strategi yang menempatkan pasangan Saat—Jaya di posisi teratas dan MUJUR (Mokhlis-Baijuri) di posisi ketiga, tidak membuat tim MUJUR berkecil hati. Sebab mereka menganggap hasil yang dirilis lembaga survey tersebut tergantung siapa penggunanya (user). Ketika digunakan oleh pasangan si A, maka hasil survey menempatkan pasangan si A memiliki persentase tertinggi. Demikian ketika digunakan si B, pasti si B yang tertinggi. Demikian diungkapkan Burhanuddin Jafar Salam SH (BJS) Ketua DPD PAN Sumbawa usai buka puasa bersama di Posko MUJUR, Sabtu (11/7) malam.

BJS—sapaan akrab politisi yang kini berkarier di Gedung Udayana sebagai anggota DPRD Provinsi NTB ini mengaku sangat menghargai dan tidak meragukan output dari hasil ilmiah tersebut. Namun ia melihat dari kacamata Islami jika hasil survey tersebut adalah bid’ah. Sebab dirinya juga melihat hasil survey pasangan lain yang hasilnya juga berbeda. Seperti hasil survey yang digunakan Pasangan Saat-Jaya yang menempatkan pasangan itu di urutan tertinggi. Di lain waktu dia juga memegang hasil survey pasangan Husni-Mo, yang menempatkan pasangan itu yang tertinggi dari pasangan lain. Demikian dengan survey berbeda lain yang menempatkan Mokhlis-Baijuri lebih tinggi dari Saat—Jaya dan Husni-Mo. “Itulah yang saya katakan bid’ah karena ada pergeseran tujuan dari survey. Di antaranya untuk menggiring opini masyarakat, menunjuk bahwa inilah pasangan yang menang yang seyogyanya kita dukung. Padahal kenyataannya belum tentu seperti apa yang dihasilkan lembaga survey. Meski tidak semua lembaga survey, tapi sebagian besar hasil survey tergantung siapa penggunanya,” pungkas BJS. (Jen/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Hasto: Koster-Ace Didukung Jokowi, Bukan Kubu Sebelah