Gabah Tak Ada, Uang Ratusan Juta Lenyap

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (11/07/2015)

Donny Erilang (38) benar-benar apes. Bisnis jual beli gabahnya macet akibat ulah mitra bisnisnya yang diduga menggelapkan uang dan melakukan penipuan. Akibatnya, warga yang tinggal di Jalan Mawar, Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa ini menderita kerugian mencapai Rp 358 juta. Tidak ada jalan lain bagi pengusaha ini kecuali menyelesaikannya melalui jalur hukum, karena rekan bisnisnya berinisial MA (50) warga Kecamatan Lopok ini tidak bertanggung jawab.

amdal

Seperti yang dituturkan Donny saat melaporkan kasus tersebut ke Polres Sumbawa, Jumat sore, bahwa kasus ini terjadi Bulan Desember tahun lalu. Keduanya bersepakat untuk berbisnis. Korban (Donny) menyediakan dana, sedangkan MA menyediakan gabah. Korban mengawali kerjasama itu dengan menyerahkan uang Rp 28 juta, kemudian secara berkala menstranfer uang kepada MA hingga totalnya mencapai Rp 358 juta untuk pembelian padi (gabah). Namun hingga beberapa lama, padi yang dijanjikan MA tak kunjung ada. Selain itu MA enggan mengembalikan uang korban.

IPDA Waluyo, Kasubag Humas Polres Sumbawa
IPDA Waluyo, Kasubag Humas Polres Sumbawa

Kapolres Sumbawa melalui Kasubag Humas, IPTU Waluyo yang dikonfirmasi Sabtu (11/7), mengakui telah menerima laporan kasus dugaan tindak pidana penggelapan dan penipuan ini. Untuk proses lebih lanjut, penanganannya telah diserahkan kepada penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim). “Pelapor sudah dimintai keterangannya sebagai saksi korban, ada juga saksi lainnya guna dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP) sebagai dasar menindaklanjuti laporan ini,” demikian Waluyo—akrab mantan Kapolsek Buer ini disapa. (Jen/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Brimob Polda NTB Santuni Anak Yatim di Yayasan Baitul Iman