Bupati Sumbawa Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat Gatarin

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (10/07/2015)

Pengamanan Hari Raya Idul Fitri telah dimulai, Kamis (9/7) kemarin. Ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Gatarin 2015 yang dilaksanakan jajaran Polres Sumbawa di halaman Kantor Bupati Sumbawa. Apel Gelar Pasukan tersebut diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah Polda NTB dalam rangka mengecek kesiapan akhir pengamanan lebaran terutama terkait dengan kekuatan personel, kelengkapan peralatan, sarana prasarana dan kesiapan institusi lain yang terlibat sebelum melaksanakan tugas di lapangan.

amdal

Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik yang membacakan amanat Kapolri mengharapkan melalui apel pengecekan pasukan ini rencana operasi yang telah dipersiapkan dengan matang dan cermat dapat dilaksanakan secara baik dan mampu mendorong sinergitas seluruh stakeholders sehingga penyelenggaraan operasi ketupat 2015 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1436 H dapat berjalan dengan sukses. Harapannya juga masyarakat di seluruh penjuru tanah air dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri secara aman, nyaman, tertib, dan penuh khidmad.

Para Muspida (FKPD)
Para Muspida (FKPD)

Peningkatan aktivitas masyarakat dan pergerakan perpindahan orang dan barang dalam menyambut perayaan Idul Fitri akan menjadi gangguan Kamtibmas apabila tidak dikelola dengan baik. Beberapa aktivitas masyarakat yang perlu diperhatikan adalah pelaksanaan ibadah puasa, takbiran, sholat ied, kegiatan transaksi belanja, mudik, rekreasi atau wisata serta kegiatan distribusi bahan pokok masyarakat dan BBM. Sedangkan permasalahan Kamseltibcar Lantas yang harus diatasi karena adanya peningkatan volume arus lalulintas kendaraan dan barang yaitu kemacetan dan kecelakaan lalulintas. Berdasarkan data Operasi Ketupat tahun 2014 lalu, tercatat jumlah kejadian kecelakaan lalulintas mengalami penurunan sebanyak 618 kasus atau 16,81% dari 3.675 kasus pada Tahun 2013 menjadi 3.057 kasus pada Tahun 2014 di seluruh tanah air.

Baca Juga  Rapat Pleno KPU Sumbawa, HUSNI MO Raih Suara Terbanyak

Memperhatikan berbagai faktor yang banyak terjadi diminta kepada seluruh jajaran Polri dan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi tersebut untuk bersungguh–sungguh merealisasikan langkah–langkah antisipatif sebagaimana yang telah dirumuskan. Diharapkan juga langkah antisipatif tersebut mampu sepenuhnya menekan terjadinya kecelakaan lalulintas. Selain itu diingatkan adanya berbagai potensi ancaman Kamtibmas yang harus terus diantisipasi, seperti terorisme, teror bom, sabotase, perkelahian antar kelompok warga masyarakat, kebut–kebutan, penyalahgunaan narkoba, miras, peningkatan kebutuhan BBM, peningkatan harga kebutuhan pokok, kebakaran, kriminalitas, penjualan petasan dan bencana alam. Memahami berbagai permasalahan, gangguan Kamtibmas dan beragam ancaman yang mungkin terjadi, maka dalam rangka menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Polri beserta seluruh jajarannya dibantu instansi terkait dan komponen masyarakat lainnya menyelenggarakan operasi kepolisian terpusat, yaitu Operasi Ketupat 2015 selama 16 hari, mulai tanggal 10 hingga 25 Juli 2015.

Pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2015, telah ditetapkan beberapa target di antaranya terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan Hari Raya Idul Fitri 1436 H. Terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas bagi masyarakat yang berpergian, dan lainnya. (Jen/SR)

iklan bapenda